Ternyata Menurunkan Berat Badan Terlalu Cepat Dapat Merusak Hati, Ini Penjelasannya

Untuk mencapainya, ada beberapa diet yang bisa dilakukan, agar keseimbangan antara kebutuhan makanan dan aktivitas, tetap terjaga.

(shutterstock)
Ilustrasi menimbang berat badan 

Tentu saja, hal ini bisa berdampak buruk.

Tubuh akan melihat hal ini sebagai tanda bahwa kamu tidak bisa mengonsumsi makanan dalam jumlah banyak.

Alhasil, tubuh akan masuk dalam “mode kelaparan”.

Berita buruknya, ketika mode ini sudah muncul, metabolisme akan melambat, sebab tubuh butuh menyimpan energi.

Jangan memotong lebih dari 500 kalori per hari.

Sebab, dengan mengurangi sekitar 500 kalori dari asupan makanan per hari saja, kita sudah mampu menurunkan sekitar 0.4 kg per minggunya.

Tentunya langkah ini dibarengi dengan kombinasi diet dan olahraga teratur.

Memang, cara ini terdengar tidak instan. Namun, untuk jangka panjang, akan terlihat perbedaan mencolok pada tubuh.

5. Komplikasi psikologis

Diet yang memotong banyak kalori, memang bisa membuat seseorang mengalami penurunan berat badan.

Namun, akan ada komplikasi psikologis yang muncul, akibat hal ini.

Dalam sebuah studi, para pelaku diet mengaku, diet yang memotong banyak kalori membuat mereka tidak bisa “setia” dengan tipe diet ini.

Alhasil, mereka “balas dendam” dengan mengonsumsi banyak makanan, setelah melakukan diet tersebut. 

Berat badan berlebih pun datang lagi.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved