Pelaku Bom Bunuh Diri Bermunculan, Irfan Idris Sebut Pelaku Teroris Memakai Tafsiran Agama Islam

Ia dalam diskusi yang mengangkat tema 'Mengapa Teror pada Polisi Terjadi Lagi?' itu menyebutkan semua agama dan bangsa ada pelaku anarkisnya

Pelaku Bom Bunuh Diri Bermunculan, Irfan Idris Sebut Pelaku Teroris Memakai Tafsiran Agama Islam
TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI (Tribun Medan/Riski Cahyadi)
Polisi berada di dekat jenazah diduga pelaku ledakan bom bunuh diri di lokasi kejadian Mapolrestabes Medan, Sumatera Utara, Rabu (13/11/2019). 

TRIBUNSOLO.COM - Direktur Deradikalisasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Profesor Irfan Idris mengatakan tidak ada ajaran agama Islam yang membenarkan aksi teror.

Irfan Idris menyampaikan hal tersebut saat memberikan pemaparan dalam diskusi Perspektif Indonesia Smart FM di Jakarta, Sabtu, (16/11/2019).

Rizal Ramli Tak Setujui Ahok Jadi Pemimpin BUMN, Anggap Ahok Bermasalah 

Sambil Gandeng Jan Ethes, Presiden Jokowi Layani Swafoto Pengunjung di RS PKU Muhammadiyah Solo

Ia dalam diskusi yang mengangkat tema 'Mengapa Teror pada Polisi Terjadi Lagi?' itu menyebutkan semua agama dan bangsa ada pelaku anarkisnya.

Menurut Irfan Idris tidak ada satu pun ajaran dalam agama Islam yang membenarkan aksi teror tersebut.

Ia mengatakan hanya oknum-oknum saja yang memakai tafsiran agama Islam. Tujuannya adalah untuk membenarkan aksi teror yang mereka lakukan tersebut.

"Karena hanya itu yang bisa mereka lakukan", ucapnya.

Irfan Idris menilai aksi teror yang kaum radikalis lakukan untuk menyampaikan suatu pesan.

"Setiap aksi teror yang terjadi ada pesan yang mereka titipkan bahwa mereka ingin dianggap masih ada," ucapnya.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul : Irfan Idris Sebut Pelaku Teroris Memakai Tafsiran Agama Islam untuk Membenarkan Tindakan Radikalis

Editor: Eka Fitriani
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved