Titik Perbatasan Antara Indonesia Dan Malaysia Masih Bermasalah, 9 Titik Tak Disepakati

Ia menyebut lima dari sembilan OBP sudah ada titik terang dan dua di antaranya sudah disepakati sebagai batas wilayah Indonesia dan Malaysia

Titik Perbatasan Antara Indonesia Dan Malaysia Masih Bermasalah, 9 Titik Tak Disepakati
Tribunnews.com/ Amriyono Prakoso
ILUSTRASI PERBATASAN - Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Nanga Badau diresmikan Presiden Joko Widodo, Kamis (16/3/2017) 

TRIBUNSOLO.COM - Badan Informasi Geospasial (BIG) telah mengemukakan ada beberapa permasalahan terkait titik perbatasan antara negara Indonesia dan Malaysia.

Sebagaimana disampaikan Kepala Pusat Pemetaan Batas Wilayah
BIG Ade Komara Mulyana, ada sembilan titik daerah Outstanding Boundary Problem (OBP).

Terdapat lebih dari 2 ribu km perbatasan di Kalimantan Barat.

Karangan Bunga Mawar dari Prabowo untuk Kelahiran La Lembah Manah, Cucu Baru Jokowi

Pelaku Tabrak Lari yang Tewaskan Bripka Kurniawan Menyerahkan Diri, Ini Keterangan Polisi

"Di perbatasan di Kalimantan batas darat ada lebih 2.000 km. Dari 2.000 km ada yang sembilan titik yang tidak disepakati, muncul outstanding ada sembilan titik," ujar Ade dalam diskusi 'Apakabar Perbatasan Indonesia dan Malaysia' di Hotel Ibis Tamarin, Jakarta Pusat, Sabtu (16/11/2019).

Ade mengatakan sembilan OBP itu dibagi menjadi dua bagian wilayah barat dan timur.

Ia menyebut lima dari sembilan OBP sudah ada titik terang dan dua di antaranya sudah disepakati sebagai batas wilayah Indonesia dan Malaysia

Menurut Ade, penandatangan MoU kesepakatan batas wilayah itu akan dilakukan pekan depan.

"Dua OBP sudah disepakati betul dan akan ditandatangani MoU minggu depan di Kuala Lumpur," ucapnya.

Ade menjelaskan dua daerah OBP itu yakni segmen Sungai Simantipal dengan luas wilayah sengketa kurang lebih 4.500 hektare dan segmen C500-600 seluas 400 hektare.

Selain itu, ia menjelaskan ada tiga daerah OBP lainnya yang sudah ada titik terang.

Halaman
12
Editor: Eka Fitriani
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved