Penangkapan Terduga Teroris di Solo

Fakta-fakta dan Kronologi Penangkapan Terduga Teroris di Pranan Sukoharjo hingga Temuan 8 HP Jadul

Fakta-fakta dan kronologi penangkapan seorang pedagang bakso pentol dan es doger, Qowie Muqimudin (27), di Dusun Tegalrejo RT 05/RW 03, Desa Pranan.

Fakta-fakta dan Kronologi Penangkapan Terduga Teroris di Pranan Sukoharjo hingga Temuan 8 HP Jadul
TRIBUNSOLO.COM/AGIL TRI
Situasi rumah terduga teroris Qowie Muqimudin (27) di Dusun Tegalrejo RT 05/RW 03, Pranan, Polokarto, Sukoharjo, Selasa (19/11/2019) 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Seorang pedagang bakso pentol dan es doger, Qowie Muqimudin (27) ,ditangkap Detasemen Khusus (Densus) 88 di Dusun Tegalrejo RT 05/RW 03, Desa Pranan, Kecamatan Polokarto, Sukoharjo, Senin (19/11/2019).

Berikut kronologi penangkapannya yang dirangkum TribunSolo.com:

Menurut Kepala Desa (Kades) Pranan, Jigong Sarjanto, penangkapan dilakukan sekitar Senin pagi hari.

"Dia ditangkap saat berjualan keliling di jalan ciu."

"Yang jelas pagi, tapi jamnya saya kurang tahu," katanya saat ditemui TribunSolo.com, Selasa (19/11/2019).

Qowie ditangkap saat dia sedang berjualan keliling, motornya tiba-tiba dipepet mobil kemudian dia ditangkap.

Ia tidak menyangka ada warganya yang terindikasi paham radikalisme, hingga dilakukan penangkapan oleh Densus 88.

Terduga Teroris Ditangkap di Pranan Sukoharjo, Sehari-hari Biasa Jualan Bakso Pentol dan Es Doger

"Dia bekerja sebagai penjual es doger dan pentol keliling, kalau malam dia jaga konter HP."

"Kesehariannya normal, seperti orang pada umumnya."

"Sosialisasi dengan warga biasa, ibadahnya juga biasa saja, normal saja," jelasnya.

Halaman
123
Penulis: Agil Tri
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved