Mahasiswi UNS Hina Fakultas Pertanian

Dekan FP UNS Solo: Ketimbang Protes Lewat Status, Mending Lewat Dema, Kami Tidak akan Marah

Dekan Fakultas Pertanian (FP) UNS Solo, Prof Dr Samanhudi, SP, Msi, menyarankan mahasiswa untuk melakukan protes melalui jalur yang telah disiapkan.

Dekan FP UNS Solo: Ketimbang Protes Lewat Status, Mending Lewat Dema, Kami Tidak akan Marah
TRIBUNSOLO.COM/RYANTONO PUJI SANTOSO
Gapura UNS Solo pada sore hari. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Dekan Fakultas Pertanian (FP) UNS Solo, Prof Dr Samanhudi, SP, Msi, menyarankan mahasiswa untuk melakukan protes melalui jalur yang telah disiapkan.

Hal ini dia lontarkan seiring viralnya seorang mahasiswinya yang mengkritik kampus lewat status di WhatsApp-nya.

Hal itu dinilai kurang tepat sasaran, mengingat media sosial merupakan ruang publik, yang dapat dikonsumsi khalayak umum.

"Kita kan di dunia pendidikan, semua kan proses pembelajaran."

"Era informasi seperti ini kan menulis apapun harus santun agar tidak merugikan siapa pun," katanya saat ditemui di ruangan kerjanya, Kamis (21/11/2019).

Mahasiswi UNS Solo yang Sebut FP Fakultas Primitif Minta Maaf, Tak Penuhi Panggilan karena 1 Alasan

Nasib Mahasiswi UNS Solo yang Sebut Fakultasnya Primitif di Status WhatsApp, Dipanggil Pihak Kampus

Status Mahasiswinya Viral, Dekan UNS Solo Berdalih Pratikum Ditulis Tangan untuk Hindari Copy-Paste

Ia menyarankan kepada mahasiswa agar mengkritisi kebijakan kampus melalui Dewan Mahasiswa (Dema).

Setiap semester, dosen dengan Dema selalu mengadakan diskusi terkait perkembangan kampus dalam satu semester.

"Kita tiap semester juga ada pertemuan dengan Dema, dan di situ bisa disampaikan semua keluhan dengan bebas dan santai."

"Kami tidak akan marah, atau seperti apa, kita buat mereka tidak takut untuk mengutarakan pendapat," jelasnya.

Jika tidak, dia menyarankan untuk mahasiswianya melakukan kritikan kepadanya secara langsung.

"Saya bisa dihubungi via telepon atau chat, hampir semua mahasiswa punya nomor saya," imbuhnya.

Dia berharap, semua permasalahan bisa diselesaikan dengan cara saling berkomunikasi antara kampus dengan mahasiswa dengan baik-baik. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved