Mahasiswi UNS Hina Fakultas Pertanian

Status Mahasiswinya Viral, Dekan UNS Solo Berdalih Pratikum Ditulis Tangan untuk Hindari Copy-Paste

Seiring viralnya status satu mahasiswa Fakultas Pertanian (FP) UNS Solo, Dekan FP UNS Solo, Prof Dr Samanhudi, SP, MSi, angkat bicara.

Status Mahasiswinya Viral, Dekan UNS Solo Berdalih Pratikum Ditulis Tangan untuk Hindari Copy-Paste
TRIBUNSOLO.COM/IMAM SAPUTRO
UNS SOLO - Suasana kantor pusat dr. Prakosa Universitas Sebelas Maret (UNS),Jalan Ir. Sutami 36 A, Surakarta, 57126, Selasa (29/3/2016). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Seiring viralnya status satu mahasiswa Fakultas Pertanian (FP) UNS Solo, Dekan FP UNS Solo, Prof Dr Samanhudi, SP, MSi, angkat bicara.

Dalam statusnya, mahasiswi FP UNS itu memprotes tugas pratikum yang masih harus dikerjakan dengan tulisan tangan.

Dengan menggungah sebuah gambar meme, dia menuliskan 'FP (Fakultas Primitif)'.

Menanggapi hal itu, Samanhudi mengatakan, di FP tugas mahasiswa sangat bervariasi, meliputi tugas yang dikerjakan dengan diketik melalui komputer maupun dengan tulisan tangan.

Tugas dengan penulisan tangan itu dianggap untuk mengantisipasi mahasiswa melakukan kecurangan ketika mengerjakan tugas tersebut.

"Tulis tangan itu untuk mengantisipasi supaya tidak copy paste."

Nasib Mahasiswi UNS Solo yang Sebut Fakultasnya Primitif di Status WhatsApp, Dipanggil Pihak Kampus

Viral, Status Mahasiswi UNS Solo Sebut FP Fakultas Primitif, Dekan Jamin Tak akan Ada Sanksi

"Jika tugasnya sama, materinya sama, maka dengan tulis tangan untuk menghindari mahasiswa melakukan copy paste itu," katanya saat ditemui diruangan kerjanya, Kamis (21/11/2019).

Menurutnya tugas itu tidak hanya diberlakukan di FP, namun fakultas lain juga melakukan hal tersebut seperti Fakultas Kedokteran.

Dia mengatakan, akan mengevaluasi sistem pembelajaran yang ada, agar mahasiswa tidak terlalu dibebani dengan banyaknya tugas.

"Kita setiap awal dan akhir semester ada pertemuan khusus dengan dosen, mungkin ini bisa kita bawa kesana."

"Supaya mahasiswa tidak terbebani, dan meminimalisir contek-mencotek, semoga ada ide-ide (untuk solusi) disana," jelasnya.

Dia menambahkan, mahasiswi bersangkutan tidak akan diberikan sanksi terkait statusnya di WA itu. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved