Berita Sukoharjo Terbaru

Pria yang Jual Obat Maag Penggugur Kandungan Pasarkan Barang secara Online

Dua orang asal Semarang yang ditangkap Polres Sukoharjo jual obat maag sebagai obat penggugur kandungan secara online.

Pria yang Jual Obat Maag Penggugur Kandungan Pasarkan Barang secara Online
TRIBUNSOLO.COM/AGIL TRI
Kapolres Sukoharjo, AKBP Bambang Yugo Pamungkas, saat konferensi pers di Mapolres Sukoharjo, Jumat (22/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Seorang pria yang diringkus Satnarkoba Polres Sukoharjo, ternyata menggunakan obat penyakit maag sebagai penggugur kandungan.

Ia adalah AND (31) yang diamankan di Desa Wirogunan, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo pada 24 Oktober lalu.

"ME dan AND kita amankan karena bekerja sebagai kurir dan juga pengguna narkoba," kata Kapolres Sukoharjo, AKBP Bambang Yugo Pamungkas, saat konferensi pers di Mapolres Sukoharjo, Jumat (22/11/2019).

Khusus untuk AND dia juga selaku pengedar obat penggugur kandungan, yang dia pasarkan secara online.

"AND juga dijerat kasus lain di Polres Sleman terkait obat-obat penggugur kandungan," imbuhnya.

Heboh Bisnis Ilegal Obat Maag Penggugur Kandungan di Sukoharjo, Tiap Transaksi Untung Rp 300 Ribu

Menurut AND, dia mengedarkan obat penggugur kandungan tersebut karena dulunya bekerja di sebuah perusahaan farmasi di Semarang.

Keuntungan setiap kali transaksi cukup menggiurkan, pelaku bisa meraup untung hingga ratusan ribu rupiah.

"Setiap kali transaksi, bisa untung Rp 200-300 ribu, tapi kan transaksinya tidak setiap hari," kata AND.

Kasatnarkoba Polres Sukoharjo, AKP Agus Syamsudin menambahkan, penangkapan kedua pelaku merupakan hasil dari pengembangan dari tersangka yang ditangkap sebelumnya.

Lakukan Razia di Wisma, Polisi Berhasil Gagalkan Seorang Wanita yang Hendak Gugurkan Kandungannya

"Untuk kasus AND di sini karena narkoba, tapi ternyata di tempat lain dia terjerat kasus lainnya, dan kami sudah saling berkoordinasi," katanya.

Dari tangan kedua pelaku, polisi mengamankan Sabu seberat 0,98 gram, Ganja seberat 8,02 gram, sebuah motor, dan sebuah handphone.

Akibatnya pelaku disangkakan melanggar primair pasal 114 ayat (1) Jo pasal 132 (1) dan atau pasal 111 (1) dan atau pasal 112 ayat (1) ko pasal 132 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman 4 tahun kurungan. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved