Berita Solo Terbaru

Penjual Angkringan Setubuhi Remaja 15 Tahun hingga 4 Kali dalam 2 Hari, Bermula Kenalan via Facebook

Penjual angkringan nekat setubuhi Bunga yang masih berusia 15 tahun setelah kenalan lewat Facebook.

Penjual Angkringan Setubuhi Remaja 15 Tahun hingga 4 Kali dalam 2 Hari, Bermula Kenalan via Facebook
TRIBUNSOLO.COM/RYANTONO PUJI SANTOSO
Anggota Kepolisian dari Polresta Solo mengamankan Sriyanto (29) warga Desa Blorong, Kecamatan Jumantono, Kabupaten Karanganyar,┬áJumat (22/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Anggota Kepolisian dari Polresta Solo mengamankan Sriyanto (29) warga Desa Blorong, Kecamatan Jumantono, Kabupaten Karanganyar, karena mencabuli anak dibawah umur.

Wakasat Reskrim Polresta Solo, AKP Widodo, mengatakan, tersangka Sriyanto (29) bakul (pedagang) angkringan berkenalan dengan Bunga (bukan nama asli) yang masih berusia 15 tahun, warga Sragen melalui Facebook pada Oktober 2019.

Setelah saling kenal, keduanya lalu memutuskan bertemu di kontrakan Sriyanto di Sungai Serang No 4 RT 1/RW 7 Kelurahan Mojo, Kecamatan Pasar Kliwon.

Heboh Dokter Cabul di Mojokerto : Siswi SMP Disetubuhi di Bilik Periksa, Diberi Rp 1,5 Juta

Nekat Setubuhi Anak Tirinya di Parkiran, Seorang Ayah di Singapura Ditangkap Polisi

"Korban bunga setuju untuk bertemu di kontrakan tersangka, dari Sragen naik bus," papar AKP Widodo, Jumat (22/11/2019).

Saat sampai di kontrakan tersangka, Bunga dirayu dengan janji akan menikah.

Tersangka lalu menyetubuhi Bunga sebanyak dua kali dalam sehari pada Kamis (14/11/2019).

Kemudian korban Bunga kembali disetubuhi pada Jumat (15/11/2019) sebanyak dua kali dalam sehari.

"Pada Sabtu (16/11/2019) korban menolak disetubuhi dan pulang ke rumah Sragen," kata AKP Widodo.

Miris, Gadis 14 Tahun Ini Disetubuhi Ayah Kandung sebagai Syarat Nikah, Pelaku Ternyata Residivis

Pria Beristri Tega Setubuhi Adik Ipar Berulang Kali, Lancarkan Aksinya saat Istri Keluar Rumah

Alasan korban di hari pertama tidak pulang dari rumah tersebut karena takut pada pelaku Sriyanto.

Atas kejadian tersebut tersangka dilaporkan pada pihak kepolisian dan pelaku Sriyanto ditangkap.

Pelaku dijerat pasal 81 ayat (2) UURI Nomor 17 tahun 2016 tentang perlindungan anak hukuman maksimal 15 tahun dan denda maksimal Rp 15 miliar.

Sementara itu, pelaku Sriyanto berdalih korban akan mencari kos dan meminta menginap di kontrakannya. (*)

Penulis: Ryantono Puji Santoso
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved