Mahfud MD Angkat Bicara soal Penunjukan Ahok Jadi Komisaris Utama PT Pertamina

Mahfud MD menanggapi penunjukan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai Komisaris Utama PT Pertamina.

Mahfud MD Angkat Bicara soal Penunjukan Ahok Jadi Komisaris Utama PT Pertamina
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Mahfud MD meninggalkan Kompleks Istana Kepresidenan di Jakarta, Senin (21/10/2019). Menurut rencana, presiden Joko Widodo akan memperkenalkan jajaran kabinet barunya kepada publik hari ini usai dilantik Minggu (20/10/2019) kemarin untuk masa jabatan periode 2019-2024 bersama Wakil Presiden Ma'ruf Amin. 

"Saat saya masih menjalankan perusahaan, untuk menunjuk komisaris dan menunjuk direksi pertimbangannya seperti apa akan melalui review matrix," imbuh Sandiaga Uno. 

Lebih lanjut Sandiaga Uno menyatakan, review matrix yang biasa digunakan itu demi memastikan berjalannya usaha Pertamina ke depannya.

"Untuk memastikan tata kelola kedepannya dan dampaknya terhadap kinerja keuangan," tegas Sandiaga Uno.

Dengan berbagai pertimbangan itu, Sandiaga Uno menuturkan keputusan Ahok masuk ke BUMN melewati proses yang cukup panjang dan menjadikannya sebagai keputusan yang baik.

"Kita membutuhkan orang paling terbaik dari yang terbaik," ungkap Sandiaga Uno.

Menurut Sandiaga Uno, ketika Ahok telah diputuskan menjadi Komisaris Utama Pertamina maka harus didukung.

"Saya kira jika telah diputuskan Menteri Bumn Erick Thohir maka kita harus mendukungnya," ucap Sandiaga Uno. 

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu lantas memberikan pesan untuk Ahok BTP. 

Sandiaga Uno menjelaskan, saat terpilih menjadi sebagai komisaris dalam jangka waktu lima tahun maka Ahok harus membuktikan kemampuannya.

"Pemegang saham akan memberikan mandat selama 5 tahun, komisaris utama nantinya harus menjalani rencana bisnis yang telah ada," tutur Sandiaga Uno. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ahok Jadi Komisaris Utama Pertamina, Mahfud MD: Tidak Ada Masalah Hukum"

Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved