Tempat Kerja Tak Nyaman, Perawat Ini Pilih Jadi Penari Di Klub Malam Ketimbang Bekerja Di RS

Ellen mengatakan bahwa dirinya mendapat perlakuan lebih baik di klub striptisnya daripada saat ia bekerja di rumah sakit

Tempat Kerja Tak Nyaman, Perawat Ini Pilih Jadi Penari Di Klub Malam Ketimbang Bekerja Di RS
TRIBUNNEWS.COM
Bagi Ellen, pekerjaan yang ia lakukan sama seperti pekerjaan lain. Ia menolak apabila pekerjaannya dianggap kotor. Gambar Ilustrasi (Pixabay) 

TRIBUNSOLO.COM - Seorang mahasiswi jurusan keperawatan di Amerika Serikat (AS), Ellen rela menjadi penari striptis untuk dapat membayar biaya pendidikannya.

Sebelumnya, Ellen bekerja di sebuah rumah sakit di Amerika Serikat sebelum pindah ke daerah Brighton, AS untuk memulai kerja menjadi penari striptis.

Berikut Beberapa Bentuk Protes Darius Sinathrya Atas Video Kekerasan Terhadap Suporter Indonesia

Tiga Pasangan Tak Resmi Terjaring Operasi Pekat Lipu di Hotel, Petugas Temukan Alat Kontrasepsi

Ellen  mengungkapkan bahwa dirinya dapat memperoleh uang sebesar 2500 Poundsterling atau sebesar 45 Juta Rupiah setiap malamnya.

Ellen yang memiliki nama lapangan "Bunny" ini mengakui bahwa kebanyakan lelaki yang datang padanya hanya ingin mengobrol saja.

Namun juga terdapat beberapa lelaki lain yang menyewanya pribadi, seperti dilansir Mirror, (23/11/2019).

Menurut Ellen, ia sering juga dipanggil "Sexy Samaritan" lantaran menurut para pengunjungnya ia mendapat pujian saat menari di pangkuan para pengunjungnya.

Ellen mengakui bertemu dengan pujaan hatinya bernama Si, saat sedang menari di sebuah klub strip.

Ia bersama suaminya mengaku bahagia lantaran telah menikah.

Kini Ellen menjadi ibu tiri dari dua orang anak suaminya.

Diakuinya juga bahwa dirinya mendapat motivasi terjun menjadi penari striptis karena ibunya.

Halaman
1234
Editor: Eka Fitriani
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved