Aliran Bengawan Solo Berwarna Hitam Pekat, Gubernur Ganjar Pranowo sudah Temukan Akar Masalahnya

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menyebut sudah memperoleh data soal penyebab tercemarnya Sungai Bengawan Solo.

Aliran Bengawan Solo Berwarna Hitam Pekat, Gubernur Ganjar Pranowo sudah Temukan Akar Masalahnya
Dok. Humas Pemerintah Provinsi Jawa Tengah
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat dialog bersama Ombudsman di kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Semarang, Rabu (14/8/2019) 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menyebut sudah memperoleh data soal penyebab tercemarnya Sungai Bengawan Solo.

Pencemaran Sungai Bengawan Solo menimbulkan kekhawatiran dari masyarakat yang berada di sekitar aliran sungai karena menggunakan airnya untuk kebutuhan sehari-hari.

Dikutip TribunSolo.com dari Tribunnews.com, Ganjar Pranowo mengaku dirinya sudah mengantongi data dari tim yang langsung turun ke lapangan dengan mengambil sampel limbah di Sungai Bengawan Solo.

"Kami sudah menemukan pipa-pipa yang membuang, kira-kira buangnya jam berapa. Perusahaannya agar tidak bikin orang marah, ya kita undang dulu."

Kebut Perbaikan Kebocoran Pipa Dampak Proyek Pipa Transmisi Air, Ini yang Dilakukan PDAM Solo

"Namanya ekonomi kan perlu dijaga. Kalau anda enggak sanggup, bilang dong, tapi jangan buang (limbah) sembarangan lagi," kata Ganjar Pranowo saat ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa (26/11/2019).

Adapun sumber limbah di Sungai Bengawan Solo sepanjang Solo Raya yang sudah diketahui Ganjar Pranowo berasal dari berbagai macam.

"Sementara kan kita ketahui ada dari tekstil, ada dari alkohol ciu, limbah batik, dan limbah ternak babi."

"Yang kemarin yang agak menuju ke hulu di sekitar Blora, itu ditemukan lagi tapi belum ada laporannya," kata Ganjar.

Ia berkomitmen untuk menangani soal limbah di sungai tersebut.

PDAM Solo Benarkan Ada Pipa Bocor yang Sebabkan Jalan Berlubang, Janji Segera Tangani Tapi Bertahap

PDAM yang mengelola air minum dari sungai itu pun tak luput dari sorotannya.

Halaman
12
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved