Demi HP, Residivis Asal Jombang Ini Tega Bacok Kepala Korbannya Hingga Luka Parah

Sesampainya di dekat pabrik sepatu Volma, tiba-tiba korban dibacok pakai pedang dari belakang oleh pelaku yang naik motor

Demi HP, Residivis Asal Jombang Ini Tega Bacok Kepala Korbannya Hingga Luka Parah
Net
ILUSTRASI 

TRIBUNSOLO.COM - Demi mendapatkan handphone (HP) seharga Rp 650 ribu, residivis asal Dusun Slumbung, Desa Munungkerep, Kecamatan Kabuh, Jombang, Indarto (35) tega membacok kepala korbannya.

Akibatnya, korban bernama Edi Yuli (50), asal Kecamatan Kecong, Kabupaten Jember menderita luka parah di kepala bagian belakang.

Resep Telur Ceplok Saus Taoco, Kreasi Menu Istimewa dan Mudah untuk Makan Malam di Rumah

Pinjami Seorang Turis 3 Juta, Pria Ini Dapat Kembalian Hingga 3 Miliar, Ceritanya Langsung Viral

Sedangkan pelaku yang juga pernah dipenjara atas kasus serupa pada 2014 akhirnya ditangkap polisi Jombang, Jumat (29/11/2019) malam. Petugas bahkan sampai menghadiahi timas panas di betis kanan pelaku, karena pelaku coba kabur saat ditangkap.

Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Ambuka Yudha Hardi mengatakan, penangkapan pelaku bermula dari laporan korban Edi Yuli (50), asal Kecamatan Kecong, Jember, pada 25 Agustus 2019.

Korban mengaku dibegal di Desa Betek Kecamatan Mojoagung.

Saat itu sekitar pukul 20.00 Wib, korban naik bus dari Surabaya, kemudian turun di perempatan Gambiran, Kecamatan Mojoagung.

Selanjutnya, korban berjalan ke arah utara. Sesampainya di dekat pabrik sepatu Volma, tiba-tiba korban dibacok pakai pedang dari belakang oleh pelaku yang naik motor. Korban pun terluka di bagian belakang kepala sebelah kiri.

"Saat korban tak berdaya dan merasakan kesakitan, pelaku turun dari motornya dan medodongkan pedangnya ke arah dada korban. Selanjutnya pelaku merampas HP dan tas korban," ujarnya.

Ambuka Yudha menambahkan, setelah mendapatkan laporan, selanjutnya polisi melakukan penyelidikan.

"Dari penyelidikan tersebut akhirnya tersangka berhasil diamankan sekitar pukul 20:30 WIB saat berada di rumah orang tuanya di Desa Mojoduwur, Kecamatan Mojowarno, Jombang," terang Ambuka Yudha, Sabtu (30/11/2019).

"Pelaku mengakui perbuatannya, kemudian dikembangkan untuk menunjukkan barang buktinya. Dari pemeriksaan terungkap tersangka ternyata merupakan residivis atas kasus serupa pada 2014 lalu," tandasnya.

Rersangka beserta barang bukti diamankan di Polres Jombang. Barang bukti meliputi satu buah HP merek Lenovo A1000 sehraga Rp 650 ribu, 1 buah kaos warna putih serta 1 buah pedang diamankan di Mapolres Jombang.

"Atas perbuatannya, tersangka akan dijerat dengan pasal 365 KUHP, dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara," pungkasnya. (Sutono)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul : Demi HP Seharga Rp 650 Ribu, Indarto Tega Bacok Edi

Editor: Eka Fitriani
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved