Kemendagri Diminta Membina Lebih Keras Lagi Ormas yang Suka Main Hakim Sendiri, Siapakah Itu?

Kemendagri diminta membina lebih keras ormas yang kerap melakukan main hakim sendiri sehingga menimbulkan kegaduhan di masyarakat.

Kemendagri Diminta Membina Lebih Keras Lagi Ormas yang Suka Main Hakim Sendiri, Siapakah Itu?
TRIBUNNEWS.COM
Mendagri Tito Karnavian di Istana Wakil Presiden, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (15/11/2019) 

TRIBUNSOLO.COM - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) diminta membina lebih keras organisasi masyarakat (ormas) yang kerap melakukan main hakim sendiri sehingga menimbulkan kegaduhan di masyarakat. 

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Hariyono mengatakan, harapan itu dilontarkan untuk menanggapi polemik perpanjangan surat keterangan terdaftar (SKT) ormas yang mencuat belakangan ini.

"Ormas-ormas yang suka main hakim sendiri sehingga sering menimbulkan kegaduhan itu harus dibina lebih keras oleh Kementerian Dalam Negeri," ujar Hariyono saat ditemui di Hotel Santika, Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (30/11/2019).

Kendati demikian, Hariyono tidak menyebutkan nama ormas yang dimaksud.

5 Berita Solo Terpopuler: Ormas Tuntut Sukmawati Diadili hingga Bocah 8 Tahun Bernama Lembah Manah

Relawan Jokowi Ninoy Karundeng Dianiaya Puluhan Orang, Polisi: Salah Satu Tersangka Anggota Ormas

Ia kemudian menegaskan bahwa pemerintah harus melarang keberadaan ormas yang ideologinya bertolakbelakang dengan Pancasila.

Hariyono mengatakan, keberadaan ormas yang tak sejalan dengan nilai-nilai Pancasila berpeluang mengganggu persatuan bangsa.

"Kami sangat setuju semua ormas yang tidak memposisikan Pancasila sebagai sebuah dasar negara atau bertolakbelakang dengan Pancasila, itu tidak diperbolehkan karena kalau itu diperbolehkan, persatuan bangsa kita bisa terganggu," kata Hariyono. (Kompas.com/Kristian Erdianto)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul BPIP: Ormas yang Suka Main Hakim Sendiri Harus Dibina Lebih Keras

Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved