Kasus Penganiayan di Solo Baru

Kasus Penganiayaan di Ruko Solo Baru Renggut Satu Nyawa, Polisi Periksa CCTV di Sekitar Ruko

Pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan kasus penganiayaan yang terjadi di sebuah komplek ruko di Madegondo, Solo Baru, Grogol, Sukoharjo.

Kasus Penganiayaan di Ruko Solo Baru Renggut Satu Nyawa, Polisi Periksa CCTV di Sekitar Ruko
TRIBUNSOLO.COM/AGIL TRI
Garis polisi dipasang di lokasi penganiayaan di kompleks ruko Solo Baru di Kecamatan Grogol, Sukoharjo, Minggu (1/12/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan kasus penganiayaan yang terjadi di sebuah komplek ruko di Madegondo, Solo Baru, Grogol, Sukoharjo yang terjadi pada Minggu (1/12/2019).

Menurut Kapolsek Grogol, IPTU Grandika, sejumlah barang bukti dan saksi masih diperiksa.

Pihak kepolisian juga tengah memeriksa CCTV untuk menelusuri kejadian tersebut.

"Kita masih mendalami, saat ini masih proses periksaan saksi dan CCTV," katanya saat dihubungi TribunSolo.com, Senin (2/12/2019).

Kasus penganiayaan tersebut terjadi sekitar pukul 02.00 WIB, yang melibatkan sejumlah orang pegawai sebuah perusahaan makanan ringan, yang saat itu tengah menjaga gudang di komplek ruko tersebut.

Kronologi Penganiayaan di Ruko Solo Baru: Diduga Gara-gara Tersinggung Ditegur Korban

Perkelahian Berbuntut Penganiayaan di Solo Baru Berujung Maut, Satu Tewas dan 3 Orang Luka-luka

BREAKING NEWS : Penganiayaan di Kompleks Ruko Solo Baru, TKP Masih Ada Bercak Darah & Serpihan Kaca

Sebanyak tujuh orang karyawan makanan ringan menjadi korban atas kejadian tersebut.

Bahkan seorang karyawan bernama Adi Kelvin Wijaya (24), warga Malang, Jawa Timur meninggal dunia akibat kejadian itu.

Menurut salah seorang korban Agus Mistono (33), saat ini Febri Kastanto (26) dan Jupriyono (27) masih menjalani rawat di Rumah Sakit Indriyati Solo Baru.

"Saat ini Kelvin sudah dibawa pulang untuk dikebumikan di Malang sana," imbuhnya.

Dia berharap, para pelaku bisa mendapatkan hukuman yang setimpal, karena kajadian ini merengut nyawa salah satu temannya. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved