Pilkada Solo 2020

Politisi PKS ini Prihatin, Jelang Pilkada Solo, Para Calon Belum Sajikan Gagasan yang Jelas

Politisi PKS ini Prihatin, Jelang Pilkada Solo, Para Calon Belum Sajikan Gagasan yang Jelas

Politisi PKS ini Prihatin, Jelang Pilkada Solo, Para Calon Belum Sajikan Gagasan yang Jelas
TribunSolo.com/Adi Surya
Ketua Tim Pemenangan Pemilu Daerah (TPPD) DPD PKS Solo, Sugeng Riyanto saat menjadi pembicara dalam diskusi Ngobrol Mewah (Mepet Sawah) bertema 'Solo Mencari Wali Kota' di gedung Tribunnews Solo, Jalan Adi Soemarmo 335a, Klodran, Kecamatan Colomadu, Karanganyar, Kamis (19/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Para calon yang muncul di Pilkada Solo 2020, diharapkan beradu gagasan bagaimana membawa Solo ke depan.

Hal tersebut disampaikan politisi PKS Solo, Sugeng Riyanto.

Gibran Bakal Daftar Jadi Calon Wali Kota Solo di Pilkada 2020 Lewat DPD PDIP, Ini Bocoran Waktunya

Henry Kowe Meneh Kowe Meneh yang Beli Martabak dengan Lamborghini, Pasang Baliho Dukung Gibran

Sugeng beranggapan saat ini banyak calon yang muncul namun belum membawa narasi dan pemikiran mereka.

Harusnya calon yang muncul ini bisa beradu dan membawa gagasan Solo akan dibawa seperti apa.

Pasangan Achmad Purnomo-Teguh Prakosa tiba di kantor DPC PDI Perjuangan Solo Jalan Hasanudin Nomor 26, Kampung Brengosan, Kelurahan Purwosari, Kecamatan Laweyan, Solo, Senin (23/9/2019).
Pasangan Achmad Purnomo-Teguh Prakosa tiba di kantor DPC PDI Perjuangan Solo Jalan Hasanudin Nomor 26, Kampung Brengosan, Kelurahan Purwosari, Kecamatan Laweyan, Solo, Senin (23/9/2019). (TribunSolo.com/Ryantono Puji)

"Jadi publik juga bisa mengetahui bagaimana pemikiran calon dan tidak hanya melihat dari faktor lainnya," terang Sugeng, Rabu (4/12/2019).

Menurut Sugeng, warga Solo membutuhkan narasi yang kuat, apa yang akan dipersembahkan oleh para calon.

Jadi, ketika warga memilih, adalah berdasarkan kejelasan narasi yang dibawa seorang calon, bukan karena faktor lainnya.

Dua orang warga Solo membubuhkan tanda tangan dalam PengalanganTanda Tangan Dukung Mas Gibran For AD-1 di sebelah barat Stadion Sriwedari, Jalan Bhayangkara, Minggu (3/11/2019).
Dua orang warga Solo membubuhkan tanda tangan dalam PengalanganTanda Tangan Dukung Mas Gibran For AD-1 di sebelah barat Stadion Sriwedari, Jalan Bhayangkara, Minggu (3/11/2019). (TRIBUNSOLO.COM/ADI SURYA SAMODRA)

Soal pembicaraan narasi dari calon yang muncul saat ini masih dirasa miskin dan minim.

"Sampai saat ini masih belum tahu apa yang akan dibawa para calon yang muncul," terang Sugeng.

"Kalau menurut saya, harusnya sudah dimunculkan apa pemikiran mereka agar publik juga tahu," kata Sugeng. (*)

Penulis: Ryantono Puji Santoso
Editor: Aji Bramastra
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved