Sejarah Panjang Garuda Indonesia Jadi Maskapai Pelat Merah, Dulunya Pesawat Sewa

Menjadi perbincangan publik akhir-akhir ini maskapai penerbangan Garuda Indonesia punya sejarah panjang dibaliknya.

Sejarah Panjang Garuda Indonesia Jadi Maskapai Pelat Merah, Dulunya Pesawat Sewa
(Dok. Humas Kementerian Pariwisata)
Pesawat Garuda Indonesia 

Kisah awal Garuda Indonesia

Kisah Garuda Indonesia berawal dari pesawat sewaan pada di era tahun 1949.

Bersumber dari laman Garuda Indonesia, maskpai yang baru menambah koleksinya dengan armada Airbus A330-900 Neo ini menjadi penerbangan sipil pertama di Indonesia.

Awalnya, Garuda Indonesia bernama Indonesian Airways yang merupakan inisiatif dari Angkatan Udara Republik Indonesia (AURI).

Pada 26 Januari 1949 Indonesian Airways disewakan pada Pemerintah Burma. Kisah Indonesian Airways berakhir setelah lahir kesepakatan Konferensi Meja Bundar (KMB) pada Desember 1949.

Adanya perjanjian ini memaksa Belanda untuk menyerahkan seluruh kekayaan Pemerintah Hindia Belanda kepada Pemerintahan Republik Indonesia Serikat (RIS) saat itu.

Termasuk dalam daftar kekayaan yang diserahkan adalah maskapai KLM (Koininklijke Luchtvaart Maatschppij-Inter-Insulair Bedrijf)-IIB.

KLM IIB adalah anak perusahaan KLM setelah mengambil alih maskapai swasta K.N.I.L.M (Koninklijke Nederlandshindische Luchtvaart Maatschappij) yang sudah ada sejak 1928 di Hindia Belanda.

Semua awak dan pesawat yang disewakan pun kembali ke Indonesia pada 1950, baik pesawat maupun fungsinya, dan langsung dikembalikan pada AURI dalam formasi Dinas Angkatan Udara Militer.

Menindaklanjuti kesepakatan KMB, pada 21 Desember 1949 Pemerintah Indonesia dan KLM mengadakan perundingan untuk mendirikan maskapai nasional.

Halaman
1234
Editor: Naufal Hanif Putra Aji
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved