Berita Solo Terbaru

Kontraktor Penggarap Taman Cerdas Gilingan Jawab soal Kondisi Proyek yang Dipertanyakan DPRD

Kontraktor pelaksana Taman Cerdas Gilingan, Banjarsari, Solo dari CV Anisa menjelaskan kondisi proyek tersebut.

Kontraktor Penggarap Taman Cerdas Gilingan Jawab soal Kondisi Proyek yang Dipertanyakan DPRD
TRIBUNSOLO.COM/IMAM SAPUTRO
Desain Taman Cerdas Nusukan di Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jateng.  

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kontraktor pelaksana Taman Cerdas Gilingan, Banjarsari, Solo dari CV Anisa menjelaskan kondisi proyek tersebut.

Pelaksana CV Anisa, Firman mengatakan, struktur tanah di lokasi tersebut bergerak.

Sejak dikerjakan proyek tersebut sudah memiliki struktur tanah bergerak dan ditambah proyek tahap I ini berupa bangunan fondasi di mana bagian bawahnya diberi tanah urug.

Namun, Firman menjelaskan bahwa talud Taman Cerdas Gilingan dijamin aman dan tidak ambrol.

Baru Selesai Dibangun, Talud Taman Cerdas Solo Rawan Ambrol

Apalagi saat ini hujan mulai turun sejak awal November membuat tanah urug bagian atas terbawa air menuju Kalianyar.

"Hujan awal November membawa tanah ke sungai," papar Firman, Senin (9/12/2019).

Firman mengatakan, soal adanya lubang tanah masih menjadi tanggungjawab rekanan sebab proyek juga dalam perawatan selama 6 bulan.

"Proyek ini sudah sesuai DED (Detail Engineering Design)," terang Firman.

Dalam sidak Komisi I DPRD Solo di Taman Cerdas Gilingan, Banjarsari, Solo ditemukan bangunan talud yang rawan roboh.

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo Dijadwalkan Bahas Taman Cerdas Kerten Bersama Lurah Kerten

Padahal talud dan pondasi Taman Cerdas Gilingan tersebut baru selesai dibangun menggunakan dana Rp 1,7 miliar dari APBD 2019.

Ketua Komisi I DPRD Solo, Suharsono mengatakan, proyek tersebut merupakan proyek yang ada di Kelurahan Gilingan.

Pihaknya menyoroti dalam sidak kemarin bahwa talud Taman Cerdas bagian belakang justru terancam ambrol.

Tanahnya terlihat bergerak dan terbawa rembesan air hujan menuju sungai Kalianyar.

Pihaknya menanyakan soal pondasi yang baru saja dibangun namun tanahnya dengan mudah terbawa air hujan. (*)

Penulis: Ryantono Puji Santoso
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved