Menilai Kemampuan Literasi dan Numerasi Jadi Pengganti UN Sekolah, Ini Pengertiannya

Pasca isu rencana penghapusan UN gebrakan baru Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ( Mendikbud) Nadiem Makarim

Menilai Kemampuan Literasi dan Numerasi Jadi Pengganti UN Sekolah, Ini Pengertiannya
Tribunnews/Jeprima
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim 

TRIBUNSOLO.COM - Pasca isu rencana penghapusan UN gebrakan baru Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ( Mendikbud) Nadiem Makarim terkait program " Merdeka Belajar" memuat soal kemampuan literasi dan numerasi siswa.

Nadiem menyampaikan, UN tahun 2021 akan diganti dengan konsep Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter, saat Rapat Koordinasi Bersama Dinas Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota di Jakarta pada 11 Desember 2019

Dalam pemberitaan Kompas.com sebelumnya, Nadiem menjelaskan, konsep Asesmen Kompetensi Minimum merupakan asesmen untuk mengukur kemampuan minimal yang dibutuhkan siswa.

Kata Nadiem, materi dinilai meliputi literasi, numerasi, dan penguatan pendidikan karakter.

Nadiem Makarim Tetapkan Empat Kebijakan Pendidikan yang Baru, Salah Satunya Hapus UN

Pengertian literasi dan numerasi

Literasi adalah kemampuan bernalar menggunakan bahasa.

"Literasi itu bukan hanya kemampuan membaca, literasi adalah kemampuan menganalisis suatu bacaan serta kemampuan memahami konsep di balik tulisan tersebut," ujar dia.

Sedangkan numerasi ialah kemampuan menganalisis dengan menggunakan angka-angka.

"Ini adalah dua hal yang akan menyederhanakan asesmen kompetensi mulai 2021," imbuh Nadiem.

Dikutip dari laman https:// gln.kemdikbud.go.id/glnsite/buku-literasi-numerasi/, literasi numerasi adalah pengetahuan dan kecakapan untuk:

  1. Menggunakan berbagai macam angka dan simbol-simbol yang terkait dengan matematika dasar untuk memecahkan masalah praktis dalam berbagai macam konteks kehidupan sehari-hari.
  2. Menganalisis informasi yang ditampilkan dalam berbagai bentuk (grafik, tabel, bagan, dan sebagainya) lalu menggunakan interpretasi hasil analisis tersebut untuk memprediksi dan mengambil keputusan.
Halaman
12
Editor: Naufal Hanif Putra Aji
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved