Breaking News:

5 Fakta Tentang Oknum Guru Pendamping Olimpiade Sains yang Cabuli Siswinya hingga Buat Trauma

Sosok oknum guru SMP negeri di Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat berinisial LM (32) telah diamankan polisi. LM ditangkap ka

DOK. TRIBUN BATAM
Ilustrasi korban pencabulan. 

Akibat perbuatannya, oknum guru LM terancam 15 tahun penjara.

" Tersangka dijerat dengan UU Perlindungan Anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara dan denda maksimal Rp 5 miliar," imbuh Allan.

4. Korban Trauma

Akibat kejadian itu, WD mengalami trauma dan tidak berani datang ke sekolah untuk belajar.

"Dia mengalami trauma. Informasi terakhir dia juga tidak masuk sekolah. Mungkin karena takut," tegas Allan.

Lebih lanjut, kendati masih mengalami trauma dan tidak masuk sekolah, WD masih tercatat sebagai siswa di SMP itu.

"Masih sekolah di SMP itu, cuma belum masuk sekolah saja," ucap Allan.

Mengaku Ingin Coba-coba Padahal Sudah Beristri, Pria Tua Asal Sukoharjo Tega Cabuli Seorang Bocah

Kakek di Brebes Cabuli Delapan Anak di Bawah Umur, Polisi Sita Uang Rp 28 Ribu dari 4 Korban

5. Status Guru Honorer

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pesisir Selatan, Suhendri mengatakan, oknum guru SMP negeri di Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, LM (32) yang saat ini ditetapkan menjadi tersangka kasus pencabulan terhadap siswinya hanyalah seorang guru honorer.

"Yang bersangkutan hanyalah guru honorer. Kalau dia guru PNS, kita ambil tindakan. Saat ini, kita menunggu perkembangan kasusnya di kepolisian," tegasnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved