Breaking News:

Fahri Hamzah Anggap Pergantian UN Hal Tak Sesuai Visi Presiden

Dalam cuitannya di akun twitter pribadinya dan dirangkum Kompas TV, Fahri menilai hal itu tidak sesuai dengan visi Presiden Jokowi

KOMPAS.com/Haryantipuspasari
Inisiator Partai Gelora Fahri Hamzah 

TRIBUNSOLO.COM - Usai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ( Mendikbud) Nadiem Makarim meluncurkan Empat Pokok Kebijakan Pendidikan "Merdeka Belajar" di Jakarta, Rabu (11/12/2019), mulai banyak tanggapan serta komentar dari berbagai pihak.

Salah satunya adalah mantan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah juga turut berkomentar terkait digantinya ujian nasional (UN) dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter.

Nagita Slavina Tak Percaya Diri dengan Warna Rambut Barunya, Raffi Ahmad: Bagus Kaya Lisa Blackpink

Viral, Tagihan Parkir 6 Bulan di Bandara Adi Soemarmo Rp 10 Juta, Begini Penjelasan Angkasa Pura

Dalam cuitannya di akun twitter pribadinya dan dirangkum Kompas TV, Fahri menilai hal itu tidak sesuai dengan visi Presiden Jokowi.

"Pertanyaan saya, bagaimana Presiden yang sama mengambil dua keputusan yang berbeda? Katanya nggak ada visi menteri? Yang ada hanya visi Presiden, nah Presiden kan sama?" tulis Fahri. "Tidak mudah memang, dan pak menteri masih muda. Tapi bapak juga diberi kesempatan oleh bangsa ini melalui presiden agar berkarya yang terbaik," tulisnya lagi.

Disitu, Fahri coba memberikan masukan agar Mendikbud melakukan yang terbaik dan tidak melibatkan diri dalam debat berulang-ulang.

"Kerjakan saja apa yang terbaik bisa dipersembahkan. Saya yakin pak menteri dan jajarannya sebagai tim bisa karena saya orang kampung, menulis ini di kampung," ujar Fahri di akunnya itu.

Bahkan Fahri juga mengatakan seakan di depan sebuah sekolah yang nampak rapuh karena tak datang kabar baik dan hawa segar kepada mereka (orang kampung).

"Perdebatan kalian di pusat bikin pesimis, itu suara hati mereka," imbuh Fahri. Fahri berharap, Nadiem Makarim bisa membuat orang kampung optimis, senyum sekolah dan anak didik di seluruh negeri serta memudahkan hidup guru yang susah.

Harapan lain, Menteri Nadiem mampu membuat jembatan teknologi agar anak bangsa tidak lagi mengalami kesulitan namun menjadi cerdas sesuai amanah Pembukan UUD. "Ada uang, ada ruang, apa lagi? Tulislah sesuatu yang akan jadi kebangggaan Ibu Pertiwi," tulis Fahri Hamzah dalam akunnya tersebut.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul : Fahri Hamzah "Semprot" Nadiem Terkait Penggantian UN

Editor: Eka Fitriani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved