Haul Habib Ali bin Muhammad di Solo

Haul Habib Ali di Solo Mulai Besok, Perhatikan Jalan yang Dialihkan, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya

Dishub Solo menyiapkan rekayasa lalu lintas selama penyelenggaraan Haul Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi yang dihadiri ratusan ribu jemaah.

Haul Habib Ali di Solo Mulai Besok, Perhatikan Jalan yang Dialihkan, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya
Istimewa/Dishub Solo
Recana rekayasa lalu lintas Haul Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi yang dihadiri ratusan ribu jemaah dari dalam dan luar negeri di Pasar Kliwon, Solo sejak Senin (16/12/2019) hingga Rabu (18/12/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO -- Dinas Perhubungan (Dishub) Solo menyiapkan rekayasa lalu lintas selama penyelenggaraan Haul Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi pada Senin (16/12/2019) sampai Rabu (18/12/2019).

Haul atau peringatan wafatnya ulama kelahiran Hadramaut Yaman yang dipusatkan di Masjid Ar Riyadh, Jalan Kapten Mulyadi, Kecamatan Pasar Kliwon, biasanya dipenuhi ratusan ribu jemaah dari dalam dan luar negeri.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Solo, Ari Wibowo menyampaikan, pihaknya akan memberlakukan penutupan sejumlah ruas jalan mulai besok (Senin, 16 Desember 2019) pukul 14.00 WIB sampai Kamis pukul 10.00 WIB.

"Ruas jalan yang ditutup itu, ruas Jalan Kapten Mulyadi, Simpang Sangkrah sampai Simpang Baturono, serta di pusat kegiatan di Masjid Riyadh," ujar Ari kepada TribunSolo.com, Minggu (15/12/2019).

Penutupan akan diberlakukan setelah kereta api Batara Kresna terakhir melintas.

"Setelah kereta api terakhir melintas, sehingga lebih aman, nyaman dan selamat," tutur Ari.

Ada Acara Haul Habib Ali, CFD Solo Besok Hanya Berlangsung dari Purwosari hingga Nonongan

Sandiaga Datang ke Haul Habib Ali di Pasar Kliwon Solo, Bikin Jamaah Ibu-ibu Bergegas Bangun

Selain itu, Dishub Solo juga akan menerapkan sistem contraflow di Jalan Slamet Riyadi, pasalnya jemaah yang hadir di kawasan tersebut bisa mencapai ratusan ribu yang memanjang di kawasan Gladag hingga Semanggi.

"Contraflow akan diberlakukan mulai dari Simpang Nonongan sampai dengan Gladag dengan pembatas barikade," jelas Ari.

Ari menerangkan, pengguna jalan yang melintas dari arah barat Jalan Slamet Riyadi dihimbau untuk tidak berbelok ke kanan atau menuju Jalan Yos Sudarso.

Haul Habib Ali 2018, Okupansi Aziza Hotel Sentuh 100 Persen Sejak Tiga Bulan yang Lalu

Pasca Haul Habib Ali, Sampah Menumpuk hingga 6,5 Ton

"Pengguna jalan dari arah barat Jalan Slamet Riyadi tidak boleh belok kanan ke Jalan Yos Sudarso," terang Ari.

"Serta, dari arah utara atau dari Jalan Ahmad Dahlan tidak boleh ke selatan atau menujuk ke Jalan Yos Sudarso," imbuhnya membeberkan.

Ari menjelaskan sistem contraflow disiapkan untuk memfasilitasi angkutan berat dan bus yang melintas melewati Solo untuk menuju ke Wonogiri, Sukoharjo, dan Klaten.

"Kenapa dialihkan dan disiapkan contraflow karena adanya jalur angkutan berat/truk dan bus AKAP-AKDP yang seharusnya melintas Kapten Mulyadi ke selatan," jelas Ari.

"Sehingga perlu difasilitasi pemindahan arus lalu lintasnya," tandasnya. (*)

Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved