Breaking News:

Driver Gojek Demo Maxim

Driver Gojek & Grab Minta Kantor Maxim di Solo Tutup, Tapi Driver Boleh Jalan karena Cari Nafkah

Perwakilan driver Gojek dan Grab meminta kantor Maxim di Solo ditutup sampai tarif mereka sama.

TribunSolo.com/Ryantono Puji
Ratusan driver Gojek dan Grab se-Solo Raya demo di depan kantor ojek online Maxim di Jalan Sangaji No 21 D Kelurahan Gajahan, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Senin (16/12/2019). 

Sebelumnya, ratusan driver Gojek dan Grab se-Solo Raya demo di depan kantor ojek online Maxim di Jalan Sangaji No 21 D Kelurahan Gajahan, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Senin (16/12/2019).

Dari pantauan TribunSolo.com, ratusan driver ojek online (ojol) tersebut berkumpul sejak pagi pukul 09.51 WIB.

Mereka tampak menggunakan atribut lengkap di lapangan seperti jaket kebesarannya hingga helm.

Saat Demo di Depan PT RUM Sukoharjo Warga Cium Bau Busuk Limbah, Demonstran Pun Bunyikan Kentongan

Polres Sukoharjo Ungkap Ada 327 Personel Gabungan yang Dikerahkan Kawal Demo di Depan Pabrik PT RUM

Berdasarkan informasi yang dihimpun, demo yang digelar tersebut menindaklanjuti pelayangan petisi tentang penyamaan tarif yang sudah diserahkan ke pihak aplikator Maxim.

Disebutkan, penyetaraan tarif yang berlaku dari tanggal 11-14 desember 2019.

Untuk itu mereka berkumpul menuntut kesetaraan tarif sesuai peraturan pemerintah.

Sebab, driver Gojek dan Grab menilai ini tarif Maxim masih sangat murah hanya Rp 3.000 dengan jarak terdekat.

"Mereka terlalu murah tarifnya," kata Mawan driver Gojek Solo yang ikut demo. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved