Berita Sukoharjo Terbaru

Bank Indonesia Tunjuk Pasar Tradisional Gawok di Sukoharjo Sebagai Pilot Project QRIS

Bank Indonesia (BI) melalui Bank Jateng wilayah Kabupaten Sukoharjo, jadikan Pasar Tradisional Gawoksebagai pilot project aplikasi QRIS.

Bank Indonesia Tunjuk Pasar Tradisional Gawok di Sukoharjo Sebagai Pilot Project QRIS
TribunSolo.com/Agil Tri
Perajin tengah membuat berbagai macam produk kerajinan dari bahan besi di Pasar Gawok, Desa Geneng, Kecamatan Gatak, Sukoharjo, . 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO -- Bank Indonesia (BI) melalui Bank Jateng wilayah Kabupaten Sukoharjo, jadikan Pasar Tradisional Gawok Kecamatan Gatak sebagai pilot project aplikasi Quick Respon Indonesia Standar (QRIS).

QRIS ini menjadi program baru BI, untuk pembayaran melalui aplikasi uang elektronik server based, dompet elektronik, atau mobile banking.

QRIS diluncurkan bertepatan dengan HUT ke–74 Kemerdekaan RI, Implementasi QRIS secara nasional efektif berlaku mulai 1 Januari 2020 untuk mengimplementasikan sistem pembayaran non tunai tersebut.

Asisten Direktur Perwakilan BI Solo, Bakti Artanta mengaku optimis jika pasar Gawok mampu menjadi pilot project pembayaran non tunai QRIS di Sukoharjo.

"Semoga dapat berjalan dengan lancar dilaksanakan, melihat dari semangatnya para pedagang di Pasar Gawok," terang dia.

QRIS ini menawarkan kemudahan dalam melakukan pembayaran transaksi, sehingga pembeli tidak perlu membawa banyak uang saat berbelanja di pasar.

Sosialisasikan QRIS, Kepala BI Solo Tak Pungkiri Pesatnya Perkembangan Sistem Pembayaran

Bambang Pramono Resmi Gantikan Bandoe Widiarto sebagai Kepala Kpw BI Solo

"Sebenarnya kita hanya merubah pola pembayaran saja dari tunai ke non tunai," imbuhnya,

Asisten II Setda Kabupaten Sukoharjo, Widodo mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh BI ini di Sukoharjo.

"Seiring kemajuan teknologi sudah saatnya pembayaran dilakukan melalui sistem digitalisasi tunai ke non tunai," katanya.

Dia mengakui, program ini akan membutuhkan banyak waktu dan sosialisasi, agar masyarakat terbiasa melakukan pembayaran dengan non tunai.

Karena masyarakat belum terbiasa dengan sistem pembayaran non tunai ini .

"Harapan kami semoga pilot project di pasar Gawok ini akan dikembangkan dan dapat menjadi contoh bagi pasar pasar lainya diwilayah Kabupaten Sukoharjo sebanyak 15 pasar nantinya," harapnya. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved