Pengamanan Nataru 2020 di Solo

Intisipasi Terorisme, Penjagaan Gereja di Solo Selama Perayaan Natal Dilakukan Berlapis

Pengamanan Gereja di Solo dilakukan dengan sistem berlapis mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan.

Intisipasi Terorisme, Penjagaan Gereja di Solo Selama Perayaan Natal Dilakukan Berlapis
TRIBUNSOLO.COM/RYANTONO PUJI SANTOSO
Kapolresta Solo, AKBP Andy Rifai, Selasa (24/12/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO -- Pengamanan Gereja di Solo dilakukan dengan sistem berlapis mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan.

Kapolresta Solo AKBP Andy Rifai mengatakan, pengamanan di Gereja dilakukan secara berlapis oleh pihak kepolisian, bersama ormas, dan internal gereja.

Mereka akan melakukan identifikasi terlebih dahulu apakah jemaat gereja benar jemaat dari gereja tersebut atau bukan.

Pengamanan berlapis dilakukan untuk mengidentifikasi hal yang tidak diinginkan.

Menikmati Liburan Nataru di Solo, Waspadai Titik Macet dan Rawan Laka di Solo

Libur Nataru 2020, Inilah 5 Peluang Bisnis yang Menguntungkan Saat Natal dan Tahun Baru, Yuk Coba!

"Iya kita antisipasi terorisme, pengamanan sudah dilakukan berlapis," kata AKBP Andy Rifai kepada TribunSolo.com, Selasa (24/12/2019).

Personel yang terlibat juga beragam untuk melakukan pengamanan tersebut.

Kapolresta Solo AKBP Andy Rifai mengatakan, pihaknya ada menyiagakan penembak jitu untuk wilayah Solo.

"Penembak Jitu ada di setiap pos pengamanan (Pospam), kita siapkan senjata Laras panjang dan pendek," kata.

Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Naik Moge Sat PJR, Keliling Solo Pimpin Pengecekan Natal di Gereja

Ucapan Selamat Natal dalam 24 Bahasa, Ada Korea hingga Rusia, Cocok untuk Dibagikan di Sosmed

Nantinya penembak Jitu ini ada di setiap Pos Pengamanan.

AKBP Andy Rifai menjelaskan, ada lima pos pengamanan di Solo ini yang dijaga petugas pengamanan Nataru.

Polresta Solo sendiri sudah melakukan langkah penjagaan dan pengamanan sejak dini.

Jumat (20/12/2019) lalu Kapolresta Solo turun langsung melakukan pengecekan.

Sementara, untuk sterilisasi Gereja sudah dilakukan pada Senin (23/12/2019) dan Selasa (24/12/2019) pagi ini.

AKBP Andy Rifai mengatakan, total ada 171 Gereja di Solo dengan rincian 22 Gereja masuk kategori 2, dan 16 kategori 1.

Gereja Kategori satu ini biasanya dihadiri 4000 - 6000 jemaah saat perayaan misa natal. (*)

Penulis: Ryantono Puji Santoso
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved