Berita Sukoharjo Terbaru

Gedung Terpadu Pemkab Sukoharjo Senilai Rp 127,6 M Hampir Rampung, Siap Ditempati Ini Penampakannya

Pembangunan gedung terpadu 10 lantai di kantor Pemkab Sukoharjo sudah hampir selesai.

Gedung Terpadu Pemkab Sukoharjo Senilai Rp 127,6 M Hampir Rampung, Siap Ditempati Ini Penampakannya
TribunSolo.com/Agil Tri
Pembangunan gedung terpadu 10 lantai yang menelan anggaran fantastis sebesar Rp 25,6 miliar untuk kantor Pemkab Sukoharjo di Jalan Jenderl Sudirman, Jumat (27/12/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO -- Pembangunan gedung terpadu 10 lantai yang menelan anggaran fantastis sebesar Rp 127,6 miliar di kantor Pemkab Sukoharjo sudah hampir selesai.

Pemkab Sukoharjo hampir menyelesaikan pembangunan tahap II dengan merampungkan lantai 6 - 10 pada gedung yangberada di Jalan Jenderal Sudirman tersebut.

Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), Feriyanti mengatakan saat ini pengerjaan sudah 96 persen.

"31 Desember dipastikan sudah selesai dan diserahkan pada Pemda," katanya pada Jumat (27/12/2019).

"Ini tinggal finishing, penataan ruangan dan pembersihan saja," aku dia menekankan.

Dijelaskan Ferry, setiap minggu ia mendapat laporan dan memantau empat jenis kegiatan dalam proyek tersebut.

Di antaranya dari pekerjaan persiapan, arsitektur, MEP hingga penataan luar dan parkir.

Duduki Kantor Bupati Sukoharjo, Demonstran PT RUM Blokade Jalan Provinsi hingga Lumpuh Beberapa Jam

Jelang Tutup Tahun 2019, Pemkab Sukoharjo Klaim Rampungkan 1.470 RTLH Lewat Bantuan Stimulan

Dia memastikan seluruh pengerjaan gedung itu berjalan sesuai tahapan.

Dia menjelaskan, pada proyek tahap II tersebut, kontrak sempat dilakukan adendum dan ada pengurangan anggaran Rp 30 juta.

Adapun, nilai kontrak proyek tahap II gedung terpadu Setda sendiri sebesar Rp 25,6 miliar.

Sementara sebelumnya pada tahap I menelan Rp 88 miliar dan untuk perlengkapan mebel Rp 14 miliar.

"Direncanakan ada 15 OPD (organisasi perangkat daerah) yang akan menempati gedung." terang dia.

"Tapi kepastian fiks masih menunggu keputusan Bupati, soalnya ada beberapa OPD yang masih dalam pertimbangan." jelasnya. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved