Berita Sukoharjo Terbaru

Pendirian Rumah Sakit di Selatan Sukoharjo Terbentur Investasi

DKK Sukoharjo ingin adanya sebuah rumah sakit (RS) untuk rujukan masyarakat di Kecamatan Weru, Bulu, Tawangsari, dan Nguter.

Pendirian Rumah Sakit di Selatan Sukoharjo Terbentur Investasi
TribunSolo.com/Agil Tri
Penandatanganan komitmen bersama STBM oleh Sekda Agus Santosa, Ketua TP. PKK Etik Suryan, Kepala DKK Yunia Wahdiyati serta Ketua DPRD Wawan Pribadi di Gedung Pusat Promosi potensi Daerah Graha Wijaya , Senin (21/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo ingin adanya sebuah rumah sakit (RS) untuk rujukan masyarakat di Kecamatan Weru, Bulu, Tawangsari, dan Nguter.

Selama ini, di empat kecamatan tersebut belum memiliki RS, sehingga masyarakat jika hendak berobat harus ke RS di Sukoharjo kota atau di Solo Baru.

Bahkan, untuk Kecamatan Nguter RS paling dekat berada di Kecamatan Selogiri, Wonogiri.

Untuk masyarakat Kecamatan Weru, RS paling dekat berada di Cawas, Klaten.

Jelang Tutup Tahun 2019, Pemkab Sukoharjo Klaim Rampungkan 1.470 RTLH Lewat Bantuan Stimulan

"RS ini diperlukan untuk wilayah selatan Sukoharjo, wilayah selatan kita kan saat ini tidak ada RS," kata Kepala DKK Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, saat berbincang dengan TribunSolo.com, Jumat (27/12/2019).

Namun upaya yang dilakukan DKK Sukoharjo saat ini sedang terhenti, karena investor yang rencananya akan membangun RS di kawasan sebelah Selatan Sukoharjo itu belum lagi memberikan respon.

Menurut Yunia, hal ini tidak lepas dari masalah BPJS Kesehatan yang saat ini tengah menaikan angsuran BPJS-nya.

Rumah Sakit di Solo Raya yang Melayani Pasien BPJS Kesehatan Cabang Surakarta, Berikut Ini Daftarnya

"Investor yang dulu pernah berkomunikasi dengan kami saat ini belum ada respons lagi."

"Hal ini tidak lepas dari masalah BPJS saat ini," jelasnya.

Sehingga DKK Sukoharjo saat ini memilih untuk mengembangkan Puskesmas menjadi Puskesmas rawat inap.

"Saat ini memang kami mengembangkan Puskesmas dulu untuk rawat Inap, seperti di Puskesmas Celep, Nguter."

"Selain itu, di Kecamatan Bulu, Weru, dan Tawangsari, puskesmasnya sudah menerima rawat inap," terangnya.

Pemkab Sukoharjo Akui Bisa Bekukan Izin Operasional PT RUM, Tapi Risikonya Besar, Ini Penjelasnnya

Di Kabupaten Sukoharjo sendiri telah memiliki 10 puskesmas yang melayani rawat inap, dua puskesmas yang belum melayani rawat inap hanya di Kecamatan Sukoharjo dan Bendosari.

"Tapi di dua puskesmas itu sudah melayani persalinan," tutupnya. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved