Berita Karanganyar Terbaru

Soal Penerus Febri Diansyah yang Pamit Jadi Jubir KPK, Eva Yuliana: Kita Serahkan ke Internal KPK

Eva tidak mempermasalahkan siapapun yang akan dipilih mengisi jabatan yang ditinggalkan Jubir KPK, Febri.

Soal Penerus Febri Diansyah yang Pamit Jadi Jubir KPK, Eva Yuliana: Kita Serahkan ke Internal KPK
(KOMPAS.com/TSARINA MAHARANI)
Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (26/12/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Keputusan siapa penerus tongkat estafet Kepala Biro Humas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah, sebaiknya diserahkan kepada kebijakan internal lembaga anti rasuah itu.

Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi III DPR RI, Eva Yuliana.

"Memang masa jabatan sudah selesai, maka itu kita kembalikan kepada kebijakan internal KPK yang baru," ujar Eva kepada TribunSolo.com, Jumat (27/12/2019).

"Apakah yang mau diangkat jubir itu pak Febri lagi ataukah yang lain atau kemudian jubir ditiadakan atau bagaimana itu kita serahkan kepada kebijakan KPK yang sekarang," imbuhnya membeberkan.

Jubir KPK Febri Diansyah Pamit seusai 3 Tahun Mengabdi, Ini Tanggapan Anggota DPR RI Komisi III

Eva tidak mempermasalahkan siapapun yang akan dipilih mengisi jabatan yang ditinggalkan Febri.

"Kita kembalikan kepada kebijakan internal KPK yang baru, kalau kemudian KPK ini setelah melalui proses dan pertimbangannya kembali mengangkat pak Febri itu hak mereka," tutur dia.

"Hak mereka memilih, kalau kemudian memilih orang lain itu haknya mereka juga," tambahnya.

Walaupun begitu, DPR tetap akan mengawasi kinerja KPK kedepannya.

Jubir KPK Pamit, Eva Yuliana: Itu Hak Setiap Orang, Mau Mundur atau Meneruskan

"Yang dapat kita lakukan, terutama saya sebagai anggota DPR, yakni melakukan pengawasan," kata Eva.

"Setelah kinerja mereka berjalan, apakah itu sudah sesuai harapan atau belum atau kemudian ada aspirasi dari masyarakat, maka itu perlu kita sampaikan ke KPK," imbuhnya.

Eva masih enggan berkomentar lebih lanjut soal siapa sosok penerus Febri di KPK.

"Jika mengomentari siapa yang berhak, siapa yang bagus, siapa yang tidak rasanya tidak untuk saat ini," ucap Eva.

"Yang jelas kita serahkan kepada kebijakan internal KPK," tandasnya. (*)

Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved