Breaking News:

Jakarta dan Sekitarnya Terendam Banjir, Jokowi Minta Fasilitas Umum Segera Dinormalisasi

Presiden Joko Widodo meminta supaya fasilitas-fasilitas umum di Jakarta dan sekitarnya segera dinormalisasi.

(KOMPAS.com/RISKA FARASONALIA)
Presiden Jokowi saar berkeliling di Kawasan Kota Lama Semarang, Senin (30/12/2019) 

TRIBUNSOLO.COM -  Presiden Joko Widodo meminta supaya fasilitas-fasilitas umum di Jakarta dan sekitarnya segera dinormalisasi.

Hal ini menyusul penutupan sementara sejumlah fasilitas publik, seperti Bandara Halim Perdanakusuma dan beberapa titik tol, akibat banjir yang menggenang, Rabu (1/1/2020).

"Karena ini sudah masuk di Jakarta, sudah masuk ke Halim, beberapa sudah masuk ke Tol Cikampek kemudian juga di beberapa obyek vital, saya kira ini harus segera dinormalisasi sehingga fungsi-fungsi itu kembali menjadi normal," kata Jokowi di Gedung Agung Yogyakarta, Rabu (1/1/2020), dikutip dari live streaming Youtube Sekretariat Presiden.

Purnomo Pertanyakan Blusukan Gibran Putra Jokowi Jelang Pilkada Solo 2020, Kemana Saja Selama Ini?

Tak Hanya Tunggu Jokowi, Perempuan Histeris Lihat Kaesang : Mas, Aku Follow Twittermu, Mbok Follback

Tidak hanya itu, Jokowi juga memerintahkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), pemerintah provinsi, hingga tim SAR bersama-sama melakukan penanggulangan banjir.

Menurut Jokowi, keselamatan warga harus diutamakan.

"Jadi BNPB, pemerintah provinsi, SAR, semuanya harus segera bergerak bersama-sama. Untuk memberikan rasa aman, memberikan keselamatan pada warga yang terkena bencana banjir," ujarnya.

Salah satu rangkaian KRL Commuterline melintas perlahan pada jalur rel yang terendam banjir di Stasiun KA Sudirman, Menteng, Jakarta, Rabu (1/1/2020). Banjir yang menggenangi sejumlah titik pada jalur rel di Jakarta berdampak pada gangguan pelayanan sejumlah rute KRL Commuterline Jabodetabek. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/pd.(ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)
Salah satu rangkaian KRL Commuterline melintas perlahan pada jalur rel yang terendam banjir di Stasiun KA Sudirman, Menteng, Jakarta, Rabu (1/1/2020). Banjir yang menggenangi sejumlah titik pada jalur rel di Jakarta berdampak pada gangguan pelayanan sejumlah rute KRL Commuterline Jabodetabek. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/pd.(ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra) ()

Selain itu, Jokowi juga mendorong pemerintah pusat dan provinsi bekerja bersama-sama untuk menanggulangi banjir ini. 

Hujan deras yang mengguyur sejumlah kawasan di Jakarta dan sekitarnya menyebabkan banjir di beberapa kawasan sejak Rabu (1/1/2020).

Menurut catatan BNPB, tujuh kelurahan dari empat kecamatan di Jakarta dilaporkan terendam banjir.

Kapolda Jateng Turun Langsung Amankan Tahun Baru di Kota asal Jokowi, Keliling Kota Sambil Gowes

Ini Harapan Presiden Jokowi Setelah Resmikan Bendungan Kamijoro di Kulon Progo

Ketujuh kelurahan itu tersebar di Jakarta Pusat, Selatan, Utara dan mayoritas Jakarta Timur.

Ketujuhnya adalah Kelurahan Makasar, Kelurahan Pinang Ranti, Halim Perdana Kusuma, Kampung Melayu, Rorotan, Rawa Buaya, dan Manggarai Selatan.

Akibat banjir, sejumlah fasilitas umum menjadi lumpuh. Dilaporkan, Bandara Halim Perdanakusuma di Jakarta Timur menutup layanan penerbangan untuk sementara, dan sejumlah ruas tol juga tak beroperasi.

(Fitria Chusna Farisa)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jokowi Minta Fasilitas Umum yang Ditutup karena Banjir Segera Dinormalisasi"

Editor: Reza Dwi Wijayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved