Breaking News:

Acara Malam Tahun Baru di Solo

Sirine Zaman Belanda Berbunyi, Pekikan 'Happy New Years' dan 'Selamat Tahun Baru' Pecah di Solo

Momen pergantian malam Tahun Baru 2020 di Solo yang tidak biasa karena kembang api diganti sirine peninggalan Belanda terdengar beberpa menit.

TribunSolo.com/Ryantono Puji Santoso
Warga berkumpul di Plasa Manahan Solo rayakan malam tahun baru 2020. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO -- Momen pergantian malam Tahun Baru 2020 di Solo yang tidak biasa karena kembang api diganti bunyi sirine peninggalan zaman Kolonial Belanda terdengar beberapa menit.

Bunyi srine terdengar mulai Selasa (31/12/2019) pukul 00.00 WIB hingga masuk waktu pergantian tahun rabu (1/2/2020) di kompleks Taman Sriwedari Solo atau lebih tepatnya di belakang Gedung Wayang Orang. 

Ya, sirine bernilai tinggi itu berbunyi aktif saat zaman Kolonial Belanda hingga pendudukan Jepang.

Bahkan sirine itu masih sering digunakan sebagai penanda buka puasa maupun pengiring detik-detik pembacaan teks proklamasi setiap upacara HUT Republik Indonesia. 

Seirama dengan bunyi sirine kuno, sejumlah sirine mobil pemadam kebakaran (Damkar) ikut dibunyikan.

Pembunyian dilakukan sebagai pengganti atraksi kembang api di momen pergantian tahun yang dikemas dalam Car Free Night (CFN). 

Pesta Kembang Api di Solo Baru Rayakan Tahun Baru 2020, Lalu Lintas Lumpuh

Ratusan Orang Berkumpul di Plasa Manahan, Rayakan Detik-detik Tahun Baru 2020

Atraksi tersebut telah dilarang Pemerintah Kota Solo.

Momen-momen dibunyikannya sirine membuat suka cita dan kegembiraan warga di sepanjang Jalan Slamet Riyadi pecah.

Sejumlah warga spontan mengucapkan 'Happy New Years' ataupun 'Selamat Tahun Baru'. 

Halaman
123
Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved