Pilkada Sukoharjo 2020

DPD PAN Sukoharjo akan Hadiri Acara Deklarasi Relawan Wiwaha untuk Maju Independen

DPD PAN Sukoharjo rencananya akan mengadiri deklarasi relawan Bakal Calon Bupati (Cabup) Sukoharjo, Wiwaha Aji Santosa.

DPD PAN Sukoharjo akan Hadiri Acara Deklarasi Relawan Wiwaha untuk Maju Independen
TribunSolo.com/Agil Tri
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sukoharjo, Wiwaha Aji Santoasa 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - DPD PAN Sukoharjo rencananya akan mengadiri deklarasi relawan Bakal Calon Bupati (Cabup) Sukoharjo, Wiwaha Aji Santosa.

Hal itu diungkapkan Sekertaris DPD PAN Sukoharjo, Narno Raharjo, saat dihubungi TribunSolo.com, Kamis (2/1/2020).

Kamis malam, relawan yang mengatasnamakan sebagai 'Sahabat Wiwaha' akan melakukan deklarasi.

Deklarasi dilakukan di Balesari, RT 02/RW 02, Desa Mulur, Kecamatan Bendosari, Sukoharjo pukul 19.00 WIB.

Tunggu Pernyataan Sikap Wiwaha, Gerindra Sukoharjo: Jika Pilih Independen, Namanya akan Dicoret

Namun dukungan tersebut mengarah pada dukungan untuk Wiwaha maju dalam Pilkada melalui jalur Independen.

Seperti yang diketahui DPD PAN Sukoharjo, telah menyatakan sikap dukungan kepada Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sukoharjo itu.

"Dalam deklarasi nanti malam, kami seluruh pengurus DPD PAN akan menghadiri acaranya," Kata Narno.

Narno mengatakan PAN siap mendukung Wiwaha maju dalam perjalanan melalui jalur mana pun, baik lewat Parpol maupun perorangan.

"Kami mendorong Pak Wiwaha tetep bisa masuk menjadi bursa calon bupati lewat apapun, kami tetap mendukung beliau."

Isu Sarasehan Gibran-PAC PDIP Banjarsari, Purnomo Tak Takut, Sebut Kader Sudah Bulat Dukung Dirinya

"Kami sadar hanya memiliki 5 kursi, tentu butuh 4 kursi lagi untuk minimal mengangakat beliau dari partai politik," jelasnya.

Terpisah Ketua Sukarelawan Wiwaha, Yudianto Ari Wibowo, mengatakan sukarelawan bakal menyampaikan aspirasi dengan bertemu langsung dengan Wiwaha.

Mereka bakal memaparkan berbagai pertimbangan agar Wiwaha memilih jalur independen dibanding diusung partai.

Pengumpulan KTP sebagai dukungan masyarakat itu sebagai test case untuk mengukur tingkat elektabilitas dan popularitas Wiwaha menjelang pelaksanaan Pilkada.

"Peluang maju lewat kendaraan partai maupun jalur independen sama-sama kuat," menurutnya. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved