Berita Solo Terbaru

Hadapi Puncak Musim Penghujan, BPBD Sudah Petakan Lokasi Rawan Banjir di Solo, Berikut Wilayahnya

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solo sudah memetakan wilayah rawan banjir menjelang puncak penghujan.

Hadapi Puncak Musim Penghujan, BPBD Sudah Petakan Lokasi Rawan Banjir di Solo, Berikut Wilayahnya
TRIBUNSOLO.COM/IMAM SAPUTRO
Parapet Bengawan Solo di kawasan Jurug yang menjadi penghadang banjir di kawasan Jebres. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solo sudah memetakan wilayah rawan banjir.

Pemetaan dilakukan karena mengantisipasi cuaca buruk yang membuat kabupaten/kota daerah lain mengalami banjir, terbaru yakni di kawasan Jabodetabek.

Menurut Kepala Pelaksana Harian BPBD Solo Eko Prajudhi, ada beberapa wilayah yang menjadi fokus pemantauan di antaranya Kampung Sewu, Pucang Sawit, Pajang, Pasar Kliwon, dan Joyontakan.

Jembatan Putus, Warga 4 Desa di Bogor Seberangi Banjir dengan Jembatan Bambu Selebar 50 Cm

Terkait Banjir Jabodetabek, Puan Maharani Minta Jangan Saling Lempar Tanggung Jawab

Wilayah tersebut yang biasanya terjadi banjir setiap tahunnya.

Saat ini, petugas sudah disiagakan untuk meningkatkan kewaspadaan di lokasi rawan banjir tersebut.

"Kami sudah petakan untuk lokasi rawan banjir," katanya kepada TribunSolo.com, Kamis (2/1/2020).

Pihaknya juga berpesan pada masyarakat agar memperhatikan lingkungan seperti saluran drainase, pohon yang membahayakan agar di dirampingkan.

Bila ada kejadian juga diharapkan bisa segera melaporkan ke BPBD Solo.

Waspadai 7 Penyakit yang Rawan Menyerang akibat Banjir, Kencing Tikus Hingga Penyakit Kulit

Terdampak Banjir di Jabodetabek, Ini Daftar SPBU Pertamina yang Stop Beroperasi

Lebih lanjut dia menjelaskan, puncak musim penghujan diketahui pada Januari 2020 ini.

Adapun pengawasan yang diterapkan selama 24 jam dengan membuka posko di kantor BPBD bila sewaktu-waktu terjadi banjir.

Eko menuturkan, ada petugas yang mereka siagakan untuk melakukan tindakan reaksi cepat.

"Puncak musim penghujan 2020," papar Eko.

Dia menambahkan, BPBD sudah mempersiapkan logistik sebagai persiapan untuk mengantisipasi kebencanaan. (*)

Penulis: Ryantono Puji Santoso
Editor: Asep Abdullah Rowi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved