Breaking News:

Harga Rokok di Solo Naik

Reaksi Perokok Aktif di Solo Dapati Harga Rokok Mulai Alami Kenaikan pada Awal Tahun Ini

Perokok aktif di Solo tidak mempermasalahkan kenaikan harga rokok saat ini.

ISTIMEWA
Ilustrasi rokok 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO -- Perokok aktif di Solo tidak mempermasalahkan kenaikan harga rokok saat ini.

Perokok aktif warga Gremet, Manahan, Atara Abimanyu mengatakan, soal kenaikan rokok tidak menjadi permasalahan jika selama masih bisa dijangkau.

Namun, dirinya baru tahu kalau ada kenaikan rokok pada awal tahun ini.

"Saya malah baru tahu kalau harga rokok itu naik," papar Atara, Jumat (3/1/2020).

Dia menjelaskan, selama ini dia memilih rokok LA Ice untuk menemaninya beraktivitas sehari- hari.

Harga rokoknya tersebut tidak banyak naik dari awal Rp 21 ribu menjadi Rp 22.500 per bungkus.

Harga Rokok di Solo Mulai Alami Kenaikan Per Januari Ini, Berikut Daftar Harganya

Tahun Baru Harga Rokok Naik, Ini Daftar Harga Rokok Per Bungkus yang Naik Hari Ini

"Kalau saya selama masih bisa dibeli ya dibeli aja rokoknya itu," kata dia.

Dia mengaku sudah lama merokok, bahkan sejak harga rokok belasan ribu hingga saat ini puluhan ribu.

Seperti diketahui, Pemerintah telah resmi menetapkan kebijakan kenaikan tarif cukai hasil tembakau (CHT) atau cukai rokok sebesar 23 persen dan harga jual eceran (HJE) sebesar 35 persen.

Hal itu sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 152 Tahun 2019 tentang tarif cukai hasil tembakau, keputusan tersebut mulai berlaku kemarin, tepatnya 1 Januari 2020. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved