Pilkada Solo 2020

Bakal Calon Wawali Solo Teguh Prakosa Singgung Lawan 'Banteng Seperti Kerbau', Sindir Siapa?

Teguh Prakosa menyebut dirinya dan Achmad Purnomo tengah melawan kader 'Kader Banteng Koyo Kebo (Kader Banteng Seperti Kerbau)'.

TRIBUNSOLO.COM/ADI SURYA SAMODRA
Teguh Prakosa menghadiri 'Deklarasi Dukung Purnomo-Teguh Keluarga Besar Bolo Juang & B_TP Laweyan' di Suronalan RT 06 RW 08, Kelurahan Pajang, Kecamatan Laweyan, Solo, Rabu (8/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Bakal calon Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa menyebut dirinya dan Achmad Purnomo tengah melawan kader 'Kader Banteng Koyo Kebo (Kader Banteng Seperti Kerbau)'.

Meski tidak menyebut nama, namun selama ini 'bertarung' mendapatkan rekomendasi dari DPP PDI-P, pasangan Purnomo-Teguh harus menghadapi bakal calon Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, yang juga anak Presiden Joko Widodo.

Soal Itu disampaikan dalam Deklarasi Dukung Purnomo-Teguh Keluarga Besar Bolo Juang & B_TP Laweyan' di Suronalan RT 06 RW 08, Kelurahan Pajang, Kecamatan Laweyan, Solo, Rabu (8/1/2020).

Gibran-Ginda Bertemu di Panggung yang Sama, Sinyal Apa?

Saat dikonfirmasi TribunSolo.com, Teguh menampik perkataan 'kader banteng tapi kerbau' mengarah kepada Gibran.

"Saya tidak menyinggung, tidak ada yang saya singgung, saya tidak menyebutkan nama orang," ujar dia kepada TribunSolo.com, Rabu (8/1/2020).

Teguh menambahkan sebagai kader PDI Perjuangan harus tegak lurus dengan pimpinan, termasuk kepada Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo.

"Kalau yang namanya PDI Perjuangan, banteng matannya merah, moncongnya putih, ya, cuma satu saja pimpinannya, kalau di DPC PDI Perjuangan Kota Solo, ya, FX Hadi Rudyatmo," tutur dia.

Gibran Targetkan Raup Suara di Atas 62 Persen, Purnomo Beri Tanggapan

"Kalau tegak lurus, ya harus mengikuti itu jangan semaunya sendiri," imbuhnya menekankan.

Teguh juga mengklarifikasi pernyataannya soal 'pertarungan antar banteng' yang disampaikannya.

Menurutnya, itu sebagai perwakilan tangisan masyarakat terhadap kondisi saat ini di Pilkada Solo 2020.

"Itu sebetulnya tangisan masyarakat bahwa kita tidak ada musuhnya, musuhnya, ya dari PDI Perjuangan," ucap dia.

"Soalnya partai lain sudah kita komunikasikan dan tidak ada lawan, lawannya tinggal satu, independen, itupun kalau tidak muncul sampai Februari selesai," tambahnya.

Begini Komentar FX Hadi Rudyatmo Tanggapi Gibran Pasang Target di Atas Purnomo-Teguh

Kondisi tersebut berpotensi calon PDI Perjuangan melawan kotak kosong.

"Besok calon dari PDI Perjuangan akan melawan kotak kosong," ucap Teguh. (*)

Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved