Termakan Tipu Daya dan Rayuan Kenalan, Dua Gadis Asal Depok Dijual Rp 250 Ribu di Batam

Ketua Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Kepri Erry Syahrial mengatakan, kejadian ini berawal saat kedua remaja tersebut termakan

Termakan Tipu Daya dan Rayuan Kenalan, Dua Gadis Asal Depok Dijual Rp 250 Ribu di Batam
(KOMPAS.COM/HANDOUT)
Ilustrasi Prostitusi 

TRIBUNSOLO.COM -  Dua orang gadis asal Depok, Jawa Barat, yakni L (15) dan A (15) menjadi korban prostitusi di Batam, Kepulauan Riau.

Kedua remaja tersebut dijual seharga Rp 250.000 untuk melayani para pengguna jasa prostitusi.

Ketua Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Kepri Erry Syahrial mengatakan, kejadian ini berawal saat kedua remaja tersebut termakan tipu daya dan rayuan kenalannya yang berinisial AR (15).

Keduanya diberi iming-iming hidup mewah di Batam.

Namun, pada kenyataannya, keduanya malah dijadikan pekerja seks komersial (PSK) di sebuah Bar yang ada di kawasan Sintai, Tanjung Pandan, Batuaji, Batam.

Kakek 79 Tahun Tega Cabuli Bocah Berusia 5 Tahun, Korban Diiming-imingi Uang Rp 2 Ribu

Tarif Prostitusi PA Dikabarkan Puluhan Juta Rupiah, Benarkah yang Sewa Politisi? Ini Kata Polisi

Polisi kemudian bergerak cepat dalam mengungkap kasus ini.

Keduanya berhasil diselamatkan, setelah berada di lokalisasi tersebut selama dua hari.

"Saat ini kedua korban berada di unit PPA Satreskrim Polresta Barelang dan pelaku sudah diamankan Polsek Batuaji," kata Erry saat dihubungi, Sabtu (11/1/2020).

Adapun, pelaku yang menjual kedua remaja tersebut merupakan pasangan suami istri berinisial DS dan DM.

Keduanya merupakan pemilik bar yang juga sepupu dari AR.

Halaman
12
Editor: Reza Dwi Wijayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved