Muncul Kerajaan Agung Sejagat di Purworejo, Ganjar Pranowo Beri Tanggapan

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menuturkan keberadaan kerajaan tersebut harus diuji secara ilmu pengetahuan.

Muncul Kerajaan Agung Sejagat di Purworejo, Ganjar Pranowo Beri Tanggapan
(KOMPAS.com/RISKA FARASONALIA)
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo 

TRIBUNSOLO.COM - Masyarakat Purworejo digegerkan dengan munculnya Kerajaan Agung Sejagat (KAS) Purworejo.

Pemimpin Kerajaan Agung Sejagat (KAS) Purworejo mengklaim memiliki kekuasaan di seluruh dunia.

Mereka mendirikan bangunan seperti keraton di Desa Pogung Jurutengah, Bayan, Purworejo.

Pemimpin Kerajaan Agung Sejagat (KAS) Purworejo yang dipanggil Sinuhun Totok Santoso Hadiningrat dan istrinya yang dipanggil Kanjeng Ratu Dyah Gitarja berdasarkan informasi telah memiliki pengikut 425 orang.

Heboh Keberadaan Kerajaan Agung Sejagat di Purworejo, Pemimpin Klaim Kuasai Seluruh Dunia

Menanggapi hal ini, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menuturkan keberadaan kerajaan tersebut harus diuji secara ilmu pengetahuan.

"Syukur-syukur ada perguruan tinggi yang mendampingi. Baik juga untuk didiskusikan," kata Ganjar dalam keterangannya, Senin (13/1/2020), seperti dikutip TribunSolo.com dari Tribunjateng.com.

Orang nomor satu di Jateng itu juga meminta Pemerintah Kabupaten Purworejo untuk mengajak komunikasi pentolan KAS sehingga mengetahui tujuan dan maksudnya.

"Kalau memang baik untuk masyarakat ya berarti baik."

Ini Reaksi Ganjar Pranowo, Terkait Larangan Bupati Demak Soal Bertamu Saat Magrib-Isya

"Tapi Pemerintah Purworejo harus memayungi langsung masyarakatnya, memberikan perlindungan, meminta klarifikasi sehingga bisa jadi jelas," tandasnya.

Ganjar tidak ingin keberadaan Pemimpin Kerajaan Agung Sejagat (KAS) Purworejo ini malah menjadi keresahan masyarakat yang mana organisasi ini belum diketahui secara jelas. (Tribunjateng.com/Mamdukh Adi Priyanto) 

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul "Heboh Kerajaan Agung Sejagat Purworejo Kekuasaanya di Seluruh Dunia, Ini Kata Ganjar"

Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved