Berita Karanganyar Terbaru

Beralasan Malu Dipasangi Stiker 'Keluarga Miskin', Ribuan KPM Mengundurkan Diri dari Program PKH

Sejumlah 1.061 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mengundurkan diri dari kepesertaan Program Keluarga Harapan (PKH).

Beralasan Malu Dipasangi Stiker 'Keluarga Miskin', Ribuan KPM Mengundurkan Diri dari Program PKH
Tribunjateng.com/Agus Iswadi
Penempelan stiker PKH di rumah KPM yang berada di wilayah Kecamatan Mojogedang Kabupaten Karanganyar. 

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Sejumlah 1.061 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mengundurkan diri dari kepesertaan Program Keluarga Harapan (PKH)

Laporan itu diketahui selama penempelan stiker PKH yang dimulai pada awal November 2019 lalu.

Perlu diketahui sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar melalui Dinas Sosial (Dinsos) telah memulai melakukan penempelan stiker PKH pada awal November 2019 lalu.

Sebanyak 53.700 stiker PKH disediakan untuk ditempel di rumah warga yang menjadi perserta KPM Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) non-PKH dan PKH di 17 kecamatan.

Bupati Karanganyar Juliyatmono Soal Perusakan Lawu : Siapa Pun yang Senggol Alam Menyakiti Hati Saya

Dikutip TribunSolo.com dari Tribunjateng.com, Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan dan Pembinaan Sosial Dinsos Karanganyar, Marno menyampaikan, data hingga 2 Januari 2020.

Sudah ada 1.061 orang KPM BPNT non-PKH dan PKH yang mengundurkan diri.

Jumlah itu terdiri dari 324 KPM BNPT non-PKH dan 719 KPM PKH.

Sambungnya, mereka mengundurkan diri lantaran berbagai alasan di antaranya yakni mengaku sudah mandiri dan merasa malu karena ditempeli stiker PKH.

"Masih ada beberapa wilayah yang belum ditempeli stiker PKH."

"Targetnya akhir Januari 2020, sudah harus selesai," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Jumat (17/1/2020).

Halaman
12
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved