Berita Solo Terbaru

Ratusan Pohon Terdampak Flyover Purwosari Solo Dikarantina 4-5 Bulan, Dijamin Bakal Ditanam Kembali

Ratusan pohon terdampak proyek Flyover Purwosari dikarantina di gudang Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Solo sekira 4-5 bulan.

Ratusan Pohon Terdampak Flyover Purwosari Solo Dikarantina 4-5 Bulan, Dijamin Bakal Ditanam Kembali
TRIBUNSOLO.COM/RYANTONO PUJI SANTOSO
Pohon yang dikarantina di Gudang DLH Solo akan dipindahkan. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO -- Ratusan pohon terdampak proyek Flyover Purwosari dikarantina di gudang Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Solo sekira 4-5 bulan.

Kepala DLH Kota Solo, Gatot Sutanto mengatakan, selama karantina pohon-pohon tersebut akan dirawat agar kembali bisa tumbuh baik.

Gatot menjelaskan, saat proses karantina ini pihaknya juga menyiapkan lokasi penanaman kembali.

"Iya waktu Karantina diperkirakan selama 4-5 bulan," papar Gatot kepada TribunSolo.com, Jumat (17/1/2020).

Karantina itu digunakan untuk memulihkan kondisi akar karena banyak terpangkas saat proses pemindahan.

Proses tersebut juga menyehatkan pohon dari luka-luka.

"Kami berikan pemberian tanah khusus serta menjaga pohon agar tetap sehat," papar Gatot.

Ratusan Pohon yang Terdampak Proyek Flyover Purwosari Mulai Dipindahkan dan Dikarantina

Rekayasa Lalin Pembangunan Flyover Purwosari Bakal Dievaluasi Tiap Minggu

Diketahui, Ratusan Pohon yang terdampak proyek Flyover Purwosari mulai dipindahkan dari lokasi proyek ke Gudang DLH dekat Komplek Taman Balekambang Solo.

Kepala DLH Kota Solo, Gatot Sutanto mengatakan, pohon tersebut dipindahkan dari lokasi proyek Flyover Purwosari ke Gudang DLH untuk menjalani karantina.

Setelah masa karantina akan dicarikan lokasi baru untuk ditanami.

Pohon yang hendak dikarantina tersebut sengaja dilakukan perempelan untuk mengurangi penguapan karena akar sebagai penyerap air banyak berkurang. (*)

Penulis: Ryantono Puji Santoso
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved