Ramai Soal Kerajaan di Indonesia, Wagub Jabar: Sunda Empire dan Kesultanan Selaco Sah-sah Saja

Ramai soal kerajaan yang bermunculan di Indonesia Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengatakan

Ramai Soal Kerajaan di Indonesia, Wagub Jabar: Sunda Empire dan Kesultanan Selaco Sah-sah Saja
(KOMPAS.COM/DENDI RAMDHANI)
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum saat ditemui di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Rabu (11/12/2019). 

TRIBUNSOLO.COM - Ramai soal kerajaan yang bermunculan di Indonesia Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, Sunda Empire dan Kesultanan Selaco atau Selacau tidak mengganggu dan meresahkan masyarakat.

Menurutnya, keberadaan dua "kerajaan" itu tidak usah dipersoalkan. 

"Selacau itu kan sudah lama dan tidak buat keresahan masyarakat. Tidak mengganggu tatanan kenegaraan. Sah-sah saja," kata Uu kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Sabtu (18/1/2020).

Ini Alasan Keraton Pajang Rawat Alquran Raksasa Bertinta Emas, Meski Sempat Diminta Seorang Raja

Hal sama juga dengan Sunda Empire. Menurut Uu, peristiwa Sunda Empire itu sudah terjadi sejak tahun lalu.

Masalah itu sudah diselesaikan oleh pihak TNI. Mereka sudah membuat perjanjian untuk tidak menggunakan atribut militer mirip TNI.

"Mereka juga sudah melakukan perjanjian hitam di atas putih untuk tidak lagi melakukan kegiatan seperti itu, mengenakan seragam mirip Kopassus," kata mantan bupati Tasikmalaya itu.

Uu mengatakan, Sunda Empire dan Kesultanan Selaco atau Selacau merupakan bagian dari hak berkumpul dan berserikat yang dilindungi undang-undang. 

Sepanjang kegiatan mereka tidak bertentangan dengan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945 serta tidak menggoyang NKRI, kata Uu, keberadaan keduanya tidak masalah.

"Sah-sah saja. tapi kalau sudah ada pelanggaran, pemprov akan minta bantuan polisi dan tentara untuk menangani ancaman terhadap negara," tandas politisi PPP ini.

Uu pun berharap masyarakat tidak usah resah lagi mengenai keberadaan kedua "kerajaan" itu.

Halaman
12
Editor: Naufal Hanif Putra Aji
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved