Penjual Online Shop Tiduri Bocah

Orangtua Korban Saksikan Penangkapan Pemuda Penjual Online Shop di Solo yang Tega Tiduri Anaknya

Penangkapan penjual online shop berinisial KAP tidak hanya dilakukan polisi, tetapi bersama orangtua korban.

Orangtua Korban Saksikan Penangkapan Pemuda Penjual Online Shop di Solo yang Tega Tiduri Anaknya
Surya/Ahmad Zaimul Haq
Ilustrasi 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Penangkapan penjual online shop berinisial KAP (18) warga Kampung Tapen, Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Solo tidak hanya dilakukan polisi, tetapi bersama orangtua korban.

Wakasatreskrim Polresta Solo AKP Widodo mewakili Kapolresta Solo, Kombes Pol Andy Rifai mengatakan, penangkapan pada KAP dilakukan langsung oleh polisi bersama orangtua korban bocah 15 tahun yang dikelabuhi pelaku.

"Saat menangkap pelaku (KAP) polisi bersama orangtua korban," papar AKP Widodo saat gelar perkara di Polresta Solo, Jalan Adi Sucipto, Kecamatan Banjarsari, Kamis (23/1/2020).

Saat dilakukan penangkapan di indekos kawasan Kecamatan Jebres, pelaku tidak melawan dan pasrah saat dibawa polisi.

Dia juga memberikan keterangan yang kooperatif pada petugas dan mengaku serius menjalin hubungan dengan korban.

Modus Ancam Sebar Video & Foto Bugil, ABG Boyolali Minta Teman Perempuannya Berhubungan Intim Lagi

Begini Rayuan Penjual Online Shop di Solo yang Bikin Bocah SMP Klepek-klepek hingga Tega Menidurinya

"Dia kooperatif karena memang niatnya katanya mau serius sama korban," jelas AKP Widodo.

"Ngakunya begitu," aku dia menegaskan.

Penjual Online Shop di Solo yang Tiduri Bocah Bau Kencur Pernah Putus Sekolah, Ini Latar Belakangnya

Modus Jadi Penjual Online Shop Solo, Pemuda Ini Tiduri Pelanggan di Bawah Umur Layaknya Suami Istri

Namun, hukum tetap berjalan karena korban yang digagahi merupakan anak di bawah umur.

Penjual online shop berinisial KAP (18) warga Kampung Tapen, Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Solo yang ditiduri pelanggannya dari anak di bawah umur terancam penjara 15 tahun di jeruji besi.

KAP dijerat dengan Pasal 82 Ayat 1 dan Pasal 81 Ayat 2 UU No 17 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak.

"Ancaman hukuman 15 tahun penjara," papar dia. (*)

Penulis: Ryantono Puji Santoso
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved