Virus Corona
WNI Asal Klaten Ada yang Terjebak di Wuhan Cina, Keluarga Tunggu Perkembangan dari Otoritas Setempat
Hilyatu Millati Rusydiyah (33), mahasiswa asal Desa Malangan, Kecamatan Tulung, Klaten yang kuliah di Cina masih menunggu perkembangan di Kota Wuhan.
Penulis: Agil Trisetiawan | Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri
TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Hilyatu Millati Rusydiyah (33), mahasiswa asal Desa Malangan, Kecamatan Tulung, Klaten yang kuliah di Cina masih menunggu perkembangan lebih lanjut di Kota Wuhan.
Dia bersama puluhan WNI lainnya terjebak di Kota Wuhan karena diisolir otoritas setempat untuk mencegah penyebaran virus corona.
Hilyatu merupakan mahasiswa S3 jurusan Manajemen Ekonomi di School of Economic and Business Administration Chongqing University, di Kota Chongqing.
• Virus Corona Merebak, Kampus di Cina Diliburkan Lebih Panjang, WNI Asal Klaten Pilih Pulang
Namun ia tinggal di Wuhan bersama suami dan putrinya, yang pada awal Januari lalu terlebih dahulu pulang ke Indonesia.
"Istri saya tidak pulang karena masih menyelesaikan urusan di kampus."
"Yang pulang saya dan anak saya, tanggal 9 Januari kemarin," kata suami Hilyatu, Ahmad Syaifudin Zuhri, Selasa (28/1/2020).
Syaifudin menuturkan, saat ini pihaknya masih menunggu kepastian dari KBRI dan otoritas terkait mengenai keadaan di Wuhan.
Karena saat ini otoritas setempat belum mengizinkan WNI dan sejumlah WNA lainnya untuk meninggalkan Wuhan.
• Dua WNA Asal Cina yang Dirujuk di RSUD Purwokerto Dinyatakan Negatif dari Virus Corona
"Kalau sudah dibuka, kemungkinan istri saya akan pulang, tapi kita melihat situasi dan kondisinya dulu."
"Namun kami masih menunggu izin dari otoritas setempat seperti apa, karena saat ini wilayahnya masih ditutup, dan tidak ada alat transportasi umumnya," jelasnya.
Selain itu, pihaknya masih ingin mengetahui, ketika di bandara, apakah bisa langsung terbang ke Indonesia, apa harus melalui karantina terlebih dahulu.
"Ini kan masalahnya cukup complicated sekali, jadi kita masih menunggu perembangannya dulu," imbuhnya.
• Ada 3 Laporan Suspek Virus Corona di Jateng, Ganjar Pranowo Minta Masyarakat Tak Panik
Dia mengatakan, KBRI untuk China telah mengambil tindakan terkait nasib WNI di kota Wuhan dan di kota yang lain.
"KBRI kita sudah berkerja dengan baik, dengan membentuk tim khusus terkait pemantauan WNI kita di Kota Wuhan."
"Saat ini KBRI telah mengirimkan bantuan logistik, itu info terbaru yang saya dapat," jelas mahasiswa S3 jurusan Hubungan Internasional itu. (*)