Breaking News:

Virus Corona

Sepulang dari China, Mahasiswa Asal Tegal Diminta Tak Keluar Rumah selama 14 Hari

Mahasiswa asal Adiwerna Kabupaten Tegal yang berkuliah di Guangzhou China, Ahmad Yusuf Faisal Labib (21), dipulangkan untuk menghindari virus tersebut

TRIBUNJATENG.COM/ISTIMEWA
Ahmad Yusuf Faisal Labib (21), mahasiswa asal Adiwerna Kabupaten Tegal yang berkuliah di salah satu Universitas di Guangzhou China, sedang dilakukan pemeriksaan oleh pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal beberapa waktu lalu. Adapun Yusuf dipulangkan ke rumah nya pada tanggal 28 Januari 2020. 

TRIBUNSOLO.COM - Virus corona yang merebak di Wuhan, Provinsi Hubei, China, masih menjadi perbincangan hangat di seluruh dunia.

Mahasiswa asal Adiwerna Kabupaten Tegal yang berkuliah di Guangzhou China, Ahmad Yusuf Faisal Labib (21), dipulangkan untuk menghindari virus tersebut, Kamis (30/1/2020).

Mendapat informasi, ada warga Kabupaten Tegal yang baru saja pulang dari China, pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal, dalam hal ini diwakili oleh Ketua Tim Surveilan dan Kesling Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal, Eko Prabowo, langsung menemui Yusuf di rumahnya yang beralamat di Desa Lemah Duwur, RT 4/RW 1, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal.

Baru Perjalanan dari Wuhan, Seorang Wanita di Jakarta Diduga Terinfeksi Virus Novel Corona

Adapun yang dilakukan pihak Dinkes di antaranya pemeriksaan fisik, analisa mendalam, dan harus menggunakan alat pelindung lengkap.

Seperti masker, sarung tangan, dan kacamata.

"Saat ini untuk saudara Yusuf masih dalam tahap pengawasan (observasi), yaitu ketika tidak ditemukan gejala seperti demam, batuk, pilek, sesak pernapasan, sakit tenggorokan, sakit perut, maka tindak lanjut observasi selama 14 hari."

"Tujuannya untuk mengetahui dan meyakinkan apakah benar tidak ada keluhan dan indikasi kearah virus Corona, " jelas Eko, saat ditemui di kantornya, Kamis (30/1/2020), seperti dikutip TribunSolo.com dari Tribunjateng.com.

Jika Temukan Pasien Suspek Virus Corona, RS Dr Oen Solo akan Langsung Rujuk ke RSUD Dr Moewardi

Namun, lanjut Eko, ketika observasi selama 14 hari ternyata mengalami gangguan kesehatan, maka pihaknya akan melakukan pemeriksaan lanjutan.

Nantinya akan dirujuk ke RSUD dr Soeselo Slawi.

Selain itu, akan diambil sampel darah untuk dikirim ke Laboratorium Kementerian Kesehatan di Jakarta.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved