Breaking News:

Antisipasi Penyebaran Virus Corona, Ini Permintaan Komisi I DPR pada Pemerintah

Stop arus masuk turis dari China. Untuk keperluan turis ditutup dahulu. Untuk kepentingan lain silakan dikaji dahulu sesuai dengan kebutuhan.

KOMPAS.com/Fatimah Kartini Bohang
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Meutya Hafid, Senin (19/3/2018), usai RDPU bersama Menkominfo dan operator telekomunikasi di parlemen 

TRIBUNSOLO.com - Komisi I DPR memberikan pandangan terkait penyebaran virus Corona yang dirasa semakin meresahkan di beberapa negara.

Apalagi korban dari virus ini diketahui terus meningkat sampai saat ini.

Korban Meninggal Akibat Virus Corona di China Capai 304 Orang

Diharapkan, Indonesia bisa melakukan antisipasi yang lebih ketat agar virus ini tidak sampai masuk ke dalam negeri.

Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid meminta pemerintah memberlakukan moratorium bebas visa bagi turis asal China hingga jangka waktu tertentu.

Permintaan itu mengingat jumlah korban virus Corona (Koronavirus) yang terus meningkat dan penyebarannya yang dikhawatirkan terus meluas.

"Stop arus masuk turis dari China. Untuk keperluan turis ditutup dahulu. Untuk kepentingan lain silakan dikaji dahulu sesuai dengan kebutuhan. Intinya perlu ada pembatasan jumlah pengunjung masuk dari China," kata Meutya dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta, Minggu (2/2/2020), seperti ditulis Antara.

Sebagaimana diketahui Indonesia menerapkan bebas visa untuk sejumlah negara, termasuk China.

Mahasiswi yang Diduga Terinfeksi Virus Corona sudah Jalani Observasi, Hasil Keluar Minggu Sore Ini

Alami Gejala Mirip Virus Corona, Mahasiswi yang Baru Pulang dari China Diisolasi di RSUD Dr Moewardi

Meutya menjelaskan, sejauh ini beberapa negara seperti Amerika Serikat dan Australia, juga telah mengeluarkan keputusan serupa, yakni pembatasan akses masuk kapal-kapal yang datang dari China.

Meutya juga meminta pemerintah melakukan penguatan pengawasan dan deteksi dini di perbatasan dan semua pintu masuk ke Indonesia. "Saya berharap semua pintu masuk dan keluar pelabuhan dan bandara Indonesia disediakan alat pemindai agar terdeteksi siapa saja yang terduga terinfeksi virus," ujar Meutya.

Di China, pemerintah setempat mengumumkan korban meninggal virus corona sudah mencapai 304 orang setelah muncul 45 laporan kematian dalam 24 jam terakhir.

Pasien Terduga Virus Corona di RS Dr Moewardi Solo Ternyata Mahasiswi yang Pulang dari China

Terbaru, pada Minggu hari ini, WHO mengumumkan pria berusia 44 tahun yang meninggal di Filipina karena Corona. Itu adalah kasus pertama penderita meninggal dunia di luar China. Patogen dengan kode 2019-nCov juga memunculkan 2.590 kasus infeksi baru, dan membuat korban yang terpapar hampir menyentuh level 14.500 di sana.

Jumlah korban yang terpapar jauh melampui wabah Sindrom Pernapasan Akut Parah (SARS) yang melanda pada 2002 sampai 2003 silam.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Komisi I Minta Pemerintah Moratorium Bebas Visa bagi Turis China",

Editor: Ryantono Puji Santoso
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved