Berita Solo Terbaru

Soal RUU Omnibus Law, Menkop dan UMKM: Pelaku UMKM akan Dikecualikan dari Upah Minimum

"Pertama kebijakan pengupahan, kebijakan pengupahan, UMKM itu dikecualikan dari upah minimum," terang Teten di Car Free Day (CFD) Solo

Soal RUU Omnibus Law, Menkop dan UMKM: Pelaku UMKM akan Dikecualikan dari Upah Minimum
TribunSolo.com/Adi Surya
Menteri Koperasi dan UMKM, Teten Masduki memberikan keterangan kepada wartawan di Jalan Slamet Riyadi, Solo, Minggu (2/2/2020) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law diyakini bisa membuat dunia Usaha Mikro,Kecil dan Menengah (UMKM) lebih kompetitif.

Menteri Koperasi dan UMKM, Teten Masduki mengatakan, saat ini Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law terus digodok.

Menurut dia, dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law pelaku UMKM akan dikecualikan dari upah minimum.

"Pertama kebijakan pengupahan, kebijakan pengupahan, UMKM itu dikecualikan dari upah minimum," terang Teten di Car Free Day (CFD) Solo, Minggu (2/2/2020).

Tribun Bincang Bisnis Bersama HP Inc Indonesia: Tingkatkan Potensi UMKM Hadapi Revolusi Industry 4.0

Hari Ini Program Sertifikat Halal Produk di Indonesia Resmi Berlaku, Bagaimana Produk Impor & UMKM?

"Artinya nanti UMKM akan lebih kompetitif dari usaha besar," imbuhnya menekankan.

Tak hanya itu, RUU Omnibus Law juga akan mendorong jalinan kemitraan antara pelaku industri besar dengan pelaku UMKM.

"Itu juga akan mendorong kemitraan, atau usaha besar akan melakukan subcontracting dengan koperasi atau UMKM," tutur Teten.

"Sehingga akan ada pembagian produksi dari usaha besar ke UMKM," tambahnya.

Kemitraan tersebut tentu akan meminimalisir perpindahan pelaku industri besar dari satu tempat ke tempat lain.

Apalagi, yang mengincar lokasi dengan UMK yang rendah.

"Nanti industri yang sekarang ini bergerak dari satu daerah ke daerah lain karena mencari upah murah dan tenga cukup, mungkin tidak akan mencari lokasi baru yang disesuaikan dengan tingkat UMK-nya," kata Teten.

UMKM diharapkan mampu menangkapkan peluang tersebut bila RUU Omnibuslaw benar benar disahkan.

"Itu sarang harus ditangkap oleh para UMKM sebagai peluang untuk meningkatkan kapasitas produksinya," jelas Teten. (*)

Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Ryantono Puji Santoso
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved