Breaking News:

Cabuli Dua Santrinya Berulangkali, Guru Ponpes di Tulang Bawang Ditangkap Polisi

Aksi pencabulan itu baru terungkap setelah salah satu korban berhasil kabur dari ponpes dan melapor ke polisi pada Sabtu (1/2/2020) kemarin.

Kompas.com
Ilustrasi pencabulan anak 

TRIBUNSOLO.COM -  Seorang guru pondok pesantren (ponpes) di Kecamatan Dente Teladas, Tulang Bawang, ditangkap polisi karena telah mencabuli dua santrinya sendiri.

Aksi pencabulan itu baru terungkap setelah salah satu korban berhasil kabur dari ponpes dan melapor ke polisi pada Sabtu (1/2/2020) kemarin.

Kapolres Tulang Bawang AKBP Syaiful Wahyudi mengatakan, pelaku adalah seorang guru di ponpes itu yang berinisial WI (44), warga Kampung Pasiran, Dente Teladas.

Sementara, dua santri yang menjadi korban pencabulan adalah NH (12) dan YI (14).

Sederet Fakta Pria Australia yang Cabuli Puluhan Anak Laki-laki di Empat Negara Termasuk Indonesia

Cabuli Lebih dari 5 Kali, Pria di Bantul Cabuli Keponakannya Sejak SD hingga SMK

“Korban YI mengalami pencabulan selama delapan bulan sejak tahun lalu,” kata Syaiful saat dihubungi, Senin (3/2/2020).

Syaiful mengatakan, modus pencabulan yang dilakukan pelaku adalah mendekati korban YI yang sedang memasak di dapur ponpes.

Pelaku kemudian menyuruh korban masuk ke kamar disertai ancaman.

“Kemudian di kamar pelaku mencabuli korban. Aksi itu dilakukan pelaku tiga hari sekali,” kata Syaiful.

Sedangkan korban NH diancam akan disundut dengan obat nyamuk bakar jika tidak menolak ajakan pelaku.

“Korban NH mengalami tiga kali pencabulan,” kata Syaiful.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved