Breaking News:

Demi Dapat Handphone Baru dari Leasing, Pasutri di Makassar Lapor Polisi dan Ngaku Dibegal

"Pelaku juga mengakui telah menyuruh istrinya untuk membuat laporan palsu di Polsek Panakkukang bahwa hp-nya telah dibegal," imbuh Halim.

(thawornnurak)
Ilustrasi 

TRIBUNSOLO.COM -  Polisi menangkap Anugrah (22) usai membuat laporan palsu tentang perampokan telepon genggamnya.

Kasi Humas Polsek Panakkukang Bripka Ahmad Halim menyebut Anugrah bersama istrinya mengaku dibegal di Jalan Abdul Dg. Sirua, Kecamatan Panakkukang, Makassar.

Anugrah mengaku kejadian itu membuat ponsel yang baru diambilnya dari sebuah usaha leasing hilang.

Namun dari hasil penyelidikan polisi, ternyata ponsel tersebut tidak diambil oleh orang tak dikenal tetapi dijual oleh Anugrah.

Seorang Maling HP Terekam CCTV di SMAN 1 Sukoharjo, Pelaku Sempat Ngobrol dengan Guru

Pelaku Penipuan CPNS Asal Bantul Kecelakaan di Klaten, Mobil Korban yang Dibawa Kabur Tertabrak

"Saat penyidik mendatangi orang yang diduga memegang handphone tersebut, orang tersebut malah mengaku membeli handphone itu dari seseorang bernama Anugrah," kata Halim, Jumat (7/2/2020).

Dari keterangan pembeli handphone tersebut, polisi langsung menuju ke rumah Anugrah di Jalan Cambajawayya, Kamis (6/2/2020) malam.

Setelah diinterogasi polisi, Anugrah akhirnya mengaku tidak dibegal.

Halim menyebut Anugrah menjual ponselnya seharga Rp 2 juta di media sosial menggunakan akun palsu. Anugrah lalu diamankan dan dibawa ke Polsek Panakkukang.

"Pelaku juga mengakui telah menyuruh istrinya untuk membuat laporan palsu di Polsek Panakkukang bahwa hp-nya telah dibegal," imbuh Halim.

Muncul Keraton Agung Sejagat, Putra Paku Buwono XII Anggap Ada Unsur Penipuan

Teganya MF, Sales Motor Penipu di Sukoharjo : Uang Jerih Payah Pembeli Dipakai Foya-foya

Menurut Halim, Anugrah dan istrinya membuat laporan palsu dengan menjadi korban begal agar dapat mengelabui usaha kredit tempatnya mencicil ponsel.

Dengan adanya laporan polisi itu, kata Halim, Anugrah dan istrinya bisa mendapatkan lagi ponsel baru di usaha kredit tersebut sebagai garansi telah kehilangan ponsel.

"Laporan polisi tersebut akan digunakan untuk mengklaim cicilan di pembiayaan Home Credit agar bisa digantikan dengan handphone baru," tutup Halim.

(Himawan)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pasutri di Makassar Buat Laporan Palsu Demi Dapat Handphone Baru dari Leasing"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved