5 Kisah Unik Tes CPNS 2019, Melakban Sepatu Agar Hitam hingga Melahirkan saat Tes

Terkait hal ini pihak panitia pun meminjamkan sepatu hitam kepada peserta asal Pekalongan, Jawa Tengah, tersebut.

(KOMPAS.com/Udinus)
Peserta seleksi tes cpns yang digelar di Udinus Semarang. 

TRIBUNSOLO.COM - Kisah unik terjadi saat Mahardika, salah satu peserta tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) kedapatan memakai sepatu berlakban saat akan mengikuti ujian. 

Terkait hal ini pihak panitia pun meminjamkan sepatu hitam kepada peserta asal Pekalongan, Jawa Tengah, tersebut.   

Tinjau Lokasi Tes Seleksi CPNS di Karanganyar, Bupati Klaten Beri Pesan untuk Peserta

Seperti diketahui, panitia tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Udinus, menyediakan fasilitas peminjaman perlengkapan berupa kemeja putih polos berkerah hingga sepatu warna hitam.

Menurut Ketua Panitia Tes CAT CPNS di Udinus, Mohamad Sidiq, hal itu dilakukan setelah banyak peserta yang tidak mematuhi aturan pakaian dalam tes.

Selain itu, sejumlah barang diduga jimat juga masih ditemukan oleh panitia.

Salah satunya adalah garam berbau kemenyan di lokasi pelaksaan tes CPNS di Gedung Graha Wana Bhakti Yasa, Yogyakarta.

Berikut ini cerita unik selama penyelenggaraan tes CPNS yang Tribunsolo.com rangkum untuk anda:

1. Garam berbau menyan

Di akun Twitter resmi BKD DIY @bkddiy terdapat unggahan foto garam yang ditabur di pinggir tembok.

Lalu, dalam unggahan foto tersebut akun @bkddiy menjelaskan, bahwa garam kasar berwarna putih ditabur tepat di sebelah tembok itu berbau kemenyan.

"Ditemukan garam berbau kemenyan di pojok Gedung Wana Bhakti Yasa tempat penyelenggaraan tes SKD. Kawans2 yakinlah dgn kemampuanmu. Dan Mintalah pertolongan hanya kepada Tuhan saja. Semangat yaa Genks".

Saat dikonfirmasi, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DIY Agus Supriyanto membenarkan temuan tersebut.

"Iya benar (ditemukan garam berbau kemenyan)," ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DIY Agus Supriyanto saat dihubungi, Kompas.com Senin (10/02/2020).

Viral Contekan Peserta SKD CPNS 2019 di Ambon yang Terciduk, Begini Sanksi dari BKN

2. Gardu listrik terbakar, tes jadi molor

Gardu di kantor UPT –BKN Karang Panjang Ambon terbakar, Minggu (9/2/2020). kejadian itu membuat Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) di hari pertama molor
Gardu di kantor UPT –BKN Karang Panjang Ambon terbakar, Minggu (9/2/2020). kejadian itu membuat Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) di hari pertama molor(KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTY)

Akibat gardu listik terbakar, pelaksanaan tes SKD sesi keempat di Kantor UPT-BKN, Karang Panjang, Ambon, harus molor hingga dua jam.

Ratusan peserta tes tersebut pun CPNS terpaksa mengerjakan soal hingga malam hari.

Pihak panitia menjelaskan, gardu listrik yang menempel di tembok kantor terbakar pada hari Minggu (9/2/2020).  

“Sekitar dua jam kita molor untuk sesi keempat dan kelima. Ini saja sudah pukul 20.00 masih ada peserta SKD sesi kelima sesi terakhir untuk hari ini yang masih melangsungkan SKD, tapi kurang lebih menit lagi sesi kelima sudah selesai,” kata Kepala Bidang pengadaan dan Informasi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Maluku, Israh Budi. 

Keluhkan Sistem Ujian, Peserta Tes CPNS di Aceh Bikin Surat Curhatan Hati

3. Panitia sediakan peminjaman sepatu dan kemeja

Peserta seleksi tes cpns yang digelar di Udinus Semarang.
Peserta seleksi tes cpns yang digelar di Udinus Semarang.(KOMPAS.com/udinus)

Mahardika, salah satu peserta tes CPNS asal Pekalongan merasa berterima kasih dengan panitia di Udinus Semarang.

Pasalnya, dirinya diberi kesempatan meminjam sepatu warna hitam yang telah disediakan panitia.

Seperti diketahui, Mahardika sempat melakban sepatunya dengan lakban hitam agar bisa ikut tes.

"Ini sangat menguntungkan bagi kami para peserta. Karena tidak perlu melakban sepatu dan gagal ikut ujian karena hal ini,” jelas Mahardika, di Udinus Semarang, Senin (10/2/2020).

Sementara itu, Sidiq menjelaskan, bagi peserta yang ingin meminjam kemeja atau sepatu harus terlebih dahulu mengisi formulir. 

"Kami melihat banyak peserta yang salah memakai perlengkapan sesuai aturan yang ditentukan oleh panitia BKD. Terutama pada pemakaian sepatu dan banyak juga peserta yang menghitamkan sepatu menggunakan lakban. Ini inisiatif kami memfasilitasi para peserta,” jelasnya.

4. Melahirkan saat tes dan masih pakai seragam.

Yesti Yulianti (26) peserta tes CPNS Pemkab Pesawaran ketika mengalami kontraksi saat mengikuti tes di kampus Itera Lampung, Selasa (4/2/2020).
Yesti Yulianti (26) peserta tes CPNS Pemkab Pesawaran ketika mengalami kontraksi saat mengikuti tes di kampus Itera Lampung, Selasa (4/2/2020). ((Foto: istimewa)(KOMPAS.com/TRI PURNA JAYA ))

Viral di media sosial persalinan yang tak disangka-sangka oleh salah satu peserta tes seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Pesawaran membuat peserta itu tidak sempat ganti baju saat melahirkan.

Diketahui Yesti Yulianti (36) peserta tes CPNS asal Kecamatan Way Lima, Kabupaten Pesawaran mengatakan, proses persalinan yang dialaminya pada Selasa (4/2/2020) kemarin sangat cepat.

 Tips, Aturan dan Larangan Peserta saat Tes SKD CPNS 2019, Ada Sanksi jika Melanggar

Yesti bahkan tidak sempat mengganti pakaian untuk bersalin.

Saat putra keduanya menghirup nafas pertama, Yesti masih mengenakan seragam putih hitam yang dipakainya saat datang ke kampus Institut Teknologi Sumatera (Itera) Lampung pada pagi hari.

“Iya, kemarin itu pas melahirkan di IGD masih pakai seragam. Prosesnya cepat. Alhamdulillah dimudahkan,” kata Yesti, Kamis (6/2/2020).

5. Contekan peserta SKD CPNS 2019 di Ambon yang terciduk.

Panitia CPNS titik lokasi Ambon menemukan kunci jawaban yang dibawa peserta.
Panitia CPNS titik lokasi Ambon menemukan kunci jawaban yang dibawa peserta. ((Dok. BKN))

Beberapa kisah unik terjadi dalam seleksi SKD CPNS 2019.

Satu di antaranya aksi curang yang dilakukan oleh peserta SKD di Ambon.

Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI menciduk aksi curang di dalam tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS 2019.

Momen tersebut dibagikan oleh akun resmi BKN pada Kamis (6/2/2020).

Akun @BKNgoid menyayangkan tindak curang yang dilakukan oleh peserta SKD.

BKN menyebut jika pelaku curang sama saja dengan pelaku korupsi.

"Apa yang merasukimu #SobatBKN hingga kau tega melakukan ini padaku??

CURANG = KORUPSI !!!

Kalo mau masuk udah curang gmana nantinya waktu kalian menjadi "Pelayan Masyarakat"??

Apa mau kalian curangi masyarakat itu #SobatBKN ??..." tulis akun @BKNgoid.

Pada postingan tersebut diunggah potret satu kertas yang sudah dicoret lengkap dengan nomor beserta abjad layaknya kunci jawaban.

(Penulis: Kontributor Semarang, Riska Farasonalia, Kontributor Ambon, Rahmat Rahman Patty, Kontributor Semarang, Riska Farasonalia | Editor: Khairina, Farid Assifa, Khairina)

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved