Heboh Sumur Bor Api di Karanganyar

Sumur Bor 'Ajaib' Gondangrejo Dipasangi Garis Polisi, Hasil Uji Laboratorium Bikin Penasaran

Sumur Bor 'Ajaib' di Karanganyar Dipasang Garis Polisi, Kades Tunggu Hasil Uji Lab ESDM

Sumur Bor 'Ajaib' Gondangrejo Dipasangi Garis Polisi, Hasil Uji Laboratorium Bikin Penasaran
TRIBUNSOLO.COM/ADI SURYA SAMODRA
Warga Dukuh RT 06 RW 01, Dusun Ngrawan, Desa Krendowahono, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar , melihat dari dekat sumur bor yang bisa digunakan untuk menyalakan api, Kamis (13/2/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra 

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Sebuah sumur bor di Dukuh RT 06 RW 01, Dusun Ngrawan, Desa Krendowahono, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, dijuluki warga sebagai sumur bor ajaib, lantaran menunjukkan fenomena unik. 

Sumur bor itu diduga mengeluarkan gas tertentu, sehingga bisa dibuat menyalakan api.

Heboh Temuan Sumur Bor Ajaib di Karanganyar, Bisa Buat Nyalakan Api, Begini Rasa Airnya

Di Balik Temuan Sumur Bor Ajaib Gondangrejo : Bak Kutukan, Musim Hujan Pun Sulit Dapat Air Bersih

Lokasi sumur bor itu sendiri kini di telah dipasang garis polisi. 

Dari pantauan TribunSolo.com, garis polisi telah melintang disekitaran lokasi sumur tersebut.

Kepala Desa Krendowahono, Syarif Hidayat mengatakan garis polisi sudah terpasang sejak Senin (10/2/2020).

Garis tersebut dipasang Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karanganyar

"Saya kemarin langsung lapor ke pak Camat setelah mengetahui dan meninjau lokasi sumur tersebut," kata Syarif kepada TribunSolo.com, Kamis (13/2/2020).

"Laporan hari Senin, dan pak camat langsung menindaklanjuti bersama BPBD Kabupaten Karanganyar," imbuhnya membeberkan. 

Dinas ESDM Kabupaten Karanganyar juga telah mengambil sampel air sumur bor tersebut pada Rabu (12/2/2020).

"Kemarin pihak ESDM dari kabupaten sudah kesini, sudah diambil sampel airnya," tutur Syarif. 

"Dari pihak ESDM rencananya akan membuat surat tertulis ditujukan ke Dinas ESDM Provinsi untuk mengecek kandungan gasnya seperti apa," tambahnya. 

Syarif mengatakan gas yang keluar dari sumur bor mungkin bisa dimanfaatkan untuk masyarakat setempat. 

"Gas bisa dimanfaatkan masyarakat setempat, mungkin bisa digunakan bahan bakar untuk memasak," kata dia. 

"Yang jelas kita masih menunggu hasil uji dari ESDM untuk menentukan langkah selanjutnya," pungkasnya. (*)

Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Aji Bramastra
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved