Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Monumen Pers Nasional di Solo Bersolek, Kini Tampilan Makin Modern

Monumen Pers Nasional (MPN) yang berada di Jalan Gajahmada Timuran, Banjarsari, Solo kini telah bersolek.

TRIBUN JATENG/RIFQI GOZALI
Pengunjung menyaksikan benda koleksi Monumen Pers Nasional di Solo, Jumat (14/2/2020). 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Monumen Pers Nasional (MPN) yang berada di Jalan Gajahmada Timuran, Banjarsari, Solo kini telah bersolek.

Tampilannya kini kian modern dengan visual yang tersaji di berbagai layar di beberapa sudut ruangan.

Dikutip TribunSolo.com dari Tribunjateng.com, Kepala MPN, Widodo Hastjaryo mengatakan, pembenahan tampilan Monumen Pers ini akan meninggalkan kesan dari yang semula serbagelap dan kuno, kini menjadi lebih terang dan serbadigital.

Solo Makin Macet? Pahami Dulu, Begini Kendala yang Dihadapi Petugas Dishub

Di monumen yang semula adalah gedung Societiet Mangkunegaran ini pengunjung bisa mengetahui tokoh-tokoh pers Indonesia dengan berbagai tampilan visual dan patung.

Sejarah perkembangan pers sejak zaman sebelum Indonesia merdeka bisa dilihat dari koleksi mesin produksi media cetak dan koran-koran maupun majalah yang tersedia di sana.

Bahkan para jurnalis yang menjadi korban kekerasan karena berita juga bisa disimak sebagai wahana edukasi.

Kecelakaan Bus Sinar Jaya dan Truk di Tol Semarang-Solo, Dua Orang Tewas

"Dahulu MPN lebih kelihatan gelap dan serba kuno, kini semuanya telah menjadi digital," kata Widodo dalam sambutannya dalam peluncuran ruang pamer MPN, Jumat (14/2/2020).

Diubahnya gaya tampilan di ruang pamer MPN ini diharapkan akan mengubah pula paradigma pengunjung.

Generasi muda yang bertandang pun akan kian betah, selain sebagai tempat yang akan informasi sejarah, juga bisa berswafoto di dalamnya dengan latar koleksi-koleksi menarik.

"Dengan menggunakan teknologi ini akan membuat seluruh informasi tentang pers akan lebih mudah dicerna oleh pengunjung yang datang," ucapnya.

Rudy Menangis saat Dapat Kejutan Ulang Tahun ke-60 dari Kader PDI-P Solo

Sementara, Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika, Widodo Muktyo berujar, MPN tidak sekadar tempat menyimpan dokumen bersejarah perihal pers Indonesia.

Tapi juga sebagai wahana edukasi dan rekreasi untuk kalangan luas.

"Banyak cerita-cerita heroik yang inspiratif yang dilakukan oleh para tokoh pers zaman dahulu ketika memperjuangkan kemerdekaan.

Orientasinya tidak sekadar tempat menyimpan dokumen dan barang sejarah, tapi juga tempat edukasi dan rekreasi," ucapnya.

Untuk memenuhi keinginan publik dan mengikuti perkembangan teknologi, MPN akan terus dilakukan pembaruan.

Rencananya, akhir tahun ini akan kembali diperbarui tampilannya.

"Yang ini dioptimalkan dulu. Pembaruan kedua nanti rencana akhir tahun," ucapnya. (Tribunjateng.com/Rifqi Gozali) 

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul "Monumen Pers Nasional Bersolek Kian Modern, Dulu Kuno Sekarang Serba Digital"

Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved