Info Kesehatan

Penyebab Dehidrasi pada Anak yang Sering Disepelekan Orang Tua

Tubuh manusia terdiri dari lebih dari sembilan puluh lima persen air, itulah kadar cairan yang perlu dijaga agar tubuh tetap berfungsi dengan baik.

Penyebab Dehidrasi pada Anak yang Sering Disepelekan Orang Tua
(YSedova)
Ilustrasi air putih 

TRIBUNSOLO.COM -  Kekurangan cairan pada anak-anak, bisa menjadi masalah serius dan mungkin fatal jika tak segera diatasi.

Ini terjadi ketika jumlah cairan yang berlebihan hilang dari tubuh dan tidak cukup cepat digantikan.

Balita dan anak kecil cenderung lebih mudah mengalami dehidrasi, daripada orang dewasa dan anak-anak yang berusia lebih besar.

Tubuh manusia terdiri dari lebih dari sembilan puluh lima persen air, itulah kadar cairan yang perlu dijaga agar tubuh tetap berfungsi dengan baik.

Bisa Mengalahkan Sel Kanker, Inilah 5 Manfaat Makanan Pedas untuk Kesehatan

Manfaat Jamur Hitam bagi Kesehatan Tubuh yang Jarang Diketahui, Bantu Turunkan Kolestrol Jahat

Penyebab paling umum dehidrasi pada anak-anak adalah penyakit, seringkali dalam bentuk infeksi virus, seperti rotavirus, atau mungkin infeksi bakteri, seperti e coli atau salmonella.

Ketika seorang anak sakit, ia cenderung kehilangan nafsu makan dan minum, yang mengakibatkan minimnya konsumsi cairan.

Penyakit umumnya disertai dengan diare dan muntah, yang menghilangkan cairan penting bagi tubuh.

Jika kehilangan banyak cairan dari tubuh dan tidak diisi kembali pada tingkat yang sama, di saat itulah dehidrasi bisa terjadi.

Penyebab lain terjadinya dehidrasi pada anak-anak adalah parasit dan cuaca panas yang berlebihan.

Yang tidak boleh diabaikan adalah ketika anak-anak keluar beraktivitas di bawah terik matahari atau sangat aktif dalam waktu yang lama.

Halaman
12
Editor: Reza Dwi Wijayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved