Berita Terbaru Solo

Sengketa Rumah di Penumping Solo, Ratusan Orang Halangi Eksekusi, Begini Duduk Perkara Sengketanya

Ratusan Orang Halangi Eksekusi Rumah di Penumping Solo, Ini Duduk Perkara Sengketanya

TRIBUNSOLO.COM/RYANTONO PUJI SANTOSO
Ratusan orang menduduki rumah di Jl Kebangkitan Nasional, Penumping, Solo, menolak proses eksekusi PN Solo terhadap rumah tersebut. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Ratusan orang memadati Jalan Kebangkitan Nasional, Kelurahan Penumping, Kecamatan Laweyan, Solo, Kamis (20/2/2020).

Mereka menghalang-halangi proses eksekusi Pengadilan Negeri Solo terhadap sebuah rumah yang ada di sana.

Anak Penjual Bakso Lulus Jadi Polisi, Cium Kaki Ayah di Depan Kapolres

Geger Hubungan Incest di Pasaman : Siswi SMA Rayu Adik ke Kamar, Lalu Ajak Berhubungan Intim

Rumah tersebut tengah jadi sengketa antara pembeli rumah dan seorang pria bernama Akbar, yang mengaku punya hak atas rumah tersebut.

Pengacara pihak pembeli rumah, Edi Firman menjelaskan duduk perkara soal eksekusi rumah itu.

Diceritakan Edi, rumah tersebut awalnya milik Hadian Ramadhan.

Hadian memasukan sertifikat rumah ke beberapa bank sebagai agunan.

Lantaran kredit macet, akhirnya Hadian dinyatakan pailit oleh dua kreditur.

"Setelah putus kepailitan, ditunjuklah hakim pengawas dan kurator," papar Edi, Kamis (20/2/2020).

Setelah dipailitkan dilakukan dua kali lelang namun tidak ada penawar.

Halaman
12
Penulis: Ryantono Puji Santoso
Editor: Aji Bramastra
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved